Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Pemprov dan Polda Jatim Jaga Investasi dan Ruang Aspirasi

Pentingnya Sinergi untuk Iklim Investasi Kondusif Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan apresiasi atas pertemuan antara Gubernur Jawa Timur

Senator Lia Istifhama menyampaikan pandangannya dalam forum resmi.

Senator Lia Istifhama menyampaikan pandangannya dalam forum resmi. (Foto: Tim Lia Istifhama, istimewa)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Menjaga pertumbuhan investasi di Jawa Timur memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Anggota DPD RI Dr. Hj. Lia Istifhama menilai koordinasi yang kuat, diiringi komunikasi terbuka dengan masyarakat, menjadi kunci utama terciptanya stabilitas dan kehidupan sosial yang kondusif.

Pentingnya Sinergi untuk Iklim Investasi Kondusif

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan apresiasi atas pertemuan antara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/10/2026). Menurutnya, stabilitas keamanan dan kepastian hukum yang terjaga dengan baik akan memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha dalam merencanakan serta mengembangkan bisnis mereka di Jawa Timur.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa iklim investasi di Jawa Timur tetap kondusif sehingga dunia usaha berkembang dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Ning Lia.

Baca juga: LPKAN Jatim Apresiasi Sertijab Pejabat Utama Polda Jatim, Dorong Penguatan PRESISI dan Program JOGO JATIM

Iklan

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Unusida Sampaikan Aspirasi Kepada DPD RI Terpilih tentang Hak Anak Yatim SIDOARJO – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) kompak menyuarakan hak anak yatim. Hal tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI terpilih 2024-2029, Dr. Lia Istifhama M.E.I saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis (5/9/2024). Kehadiran senator dapil Jawa Timur ini menjadi magnet tersendiri ketika menyampaikan motivasi terhadap calon mahasiswa baru Unusida tahun 2024. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Unusida sempat menitipkan pesan atau aspirasi untuk diperjuangkan Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama di kursi DPD RI yang bakalan dilantik 1 Oktober 2024 nanti. “Kepada Ibu Lia Istifhama, kami menitipkan aspirasi agar Pemerintah lebih peduli terhadap nasib pendidikan anak yatim, anak yatim piatu agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Seperti mendapat beasiswa khusus, potongan biaya pendidikan,” kata ketua pelaksana PKKMB Unusida 2024, Destio Wiranto. Wira bersama ratusan mahasiswa mempersembahkan sebuah puisi tentang kehidupan anak yatim yang sering tidak mendapat perhatian. Seperti terlantar di pinggir jalan dan dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk menarik perhatian masyarakat sebagai pengemis jalanan. Ia menyerukan tentang anak yatim yang kurang diperhatikan selama ini. Menurutnya, anak yatim juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan setara, tanpa diskriminasi. Pendidikan yang setara merupakan hak asasi manusia yang diakui dalam berbagai deklarasi dan konvensi internasional. Menanggapi hal tersebut, Ning Lia pun tampak terharu. Ia berjanji untuk memperjuangkan aspirasi tersebut bersama Anggota DPD RI lainnya dan Anggota DPR RI di komisi pendidikan serta kementrian terkait. “Ini PR buat saya untuk kita perjuangkan di senayan. Bagaimana ada sebuah regulasi pendidikan bagi anak yatim. Hal itu nanti akan saya bahas bersama Anggota DPD RI serta Anggota DPR RI dari Komisi terkait pendidikan dan Kementrian,” kata Ning Lia. Lebih lanjut, Ning Lia menegaskan jika untuk Indonesia Emas tahun 2045, maka akses pendidikan harus merata. Bagaimana anak-anak atau yang sudah ditinggal salah satu atau kedua orang tuanya bisa meneruskan pendidikan hingga tingkat akhir. Maka harus ada peran negara dalam hal membantu mereka. “Nantinya kita akan perjuangkan, bagaimana ada beasiswa atau bantuan dana pendidikan bagi anak Yatim, Anak-anak Yatim Piatu agar mereka bisa meneruskan sekolah hingga perguruan tinggi. Kita perjuangan masalah ini di DPD dan DPR RI serta kementrian terkait. Mohon doanya dari teman-teman mahasiswa baru yang sudah menyampaikan apresiasi terkait masalah tersebut,” harapnya. Ning Lia terharu saat salah satu mahasiswa baru menyampaikan bagaimana dirinya di biayai ibunya seorang yang single fighter karena ayahnya telah meninggal dunia, hingga bisa sampai kuliah di Unusida saat ini. “Terharu, apresiasi untuk semangat teman-teman yang kebetulan ditinggal sang ayah dan hanya dibiayai sang Ibu yang single fighter. Mereka tidak putus asa dan terus lanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” harunya. Dihadapan ratusan mahasiswa baru Unusida, Ning Lia juga berpesan agar memanfaatkan akses perkembangan dunia digital, perkembangan media dan media sosial (medsos). Sebab, saat ini media dapat dimanfaatkan akses dunia digital untuk sampaikan aspirasi. “Bagaimana teman-teman mahasiswa bisa menyuarakan aspirasi positif dan membangun pendidikan di negara kita secara digital dalam hal ini Pemanfaatan pemberitaan media dan media sosial,” ungkapnya. Menurut Ning Lia, teman-teman mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus pro aktif menyampaikan aspirasinya. Sebab tanpa dukungan teman-teman mahasiswa, yang di senayan tidak mempunyai kecukupan data dalam memperjuangkan aspirasi di dunia pendidikan kita. “Aspirasi teman-teman di dunia pendidikan, mahasiswa dan sebagainya harus disuarakan dengan lantang, terkait regulasi pendidikan dan lainya. Hal ini demi kemerataan pendidikan dan kemajuan pendidikan yang bisa dirasakan semua kalangan,” sebutnya. penulis: Maschan Yusuf

Ia menambahkan bahwa iklim usaha yang sehat secara langsung akan memperluas kesempatan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Jatim, jajaran pejabat utama Polda Jatim, serta sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Jatim.

Kedepankan Dialog dan Hormati Hak Aspirasi Publik

Selain sektor ekonomi, Ning Lia juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas daerah melalui komunikasi yang inklusif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh dan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak demokrasi yang harus dihormati dan disikapi melalui ruang dialog yang konstruktif.

Iklan

“Kita perlu terus merawat komunikasi, membuka ruang dialog, dan membangun saling pengertian. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi harus kita kelola bersama agar tetap berada dalam koridor hukum serta menjaga suasana yang teduh dan kondusif,” ungkapnya.

Melalui pendekatan dialogis yang dikedepankan oleh pemerintah dan aparat keamanan, potensi ketegangan sosial dapat dicegah sejak dini. Dengan demikian, stabilitas daerah tetap terjaga dan partisipasi aktif masyarakat dapat berjalan seiring dengan kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial di Jawa Timur.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.