SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Momen wisuda kerap diwarnai suka cita, namun tidak sedikit pula yang menyisipkan kisah perjuangan dan kerinduan mendalam. Suasana haru tersebut dirasakan langsung oleh Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos.I., M.E.I., saat menghadiri pelepasan wisudawan Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dalam rangka Wisuda ITS ke-134.

Wakili Keluarga Dampingi Keponakan Tercinta
Kehadiran Ning Lia—sapaan akrabnya—bukan sekadar memenuhi undangan kehormatan, melainkan wujud cinta kasih keluarga yang mendalam. Ia hadir mewakili almarhumah kakaknya, Fentin Istifaiyah, untuk mendampingi sang keponakan tercinta, Aura Fatkiyah Langitzenia, yang menyelesaikan studinya. Kehadiran tersebut sekaligus memberikan dukungan moral bagi para wisudawan yang merayakan momen kelulusan tanpa didampingi orang tua secara lengkap.
Pesan Ketegaran di Tengah Keharuan
Saat menyampaikan sambutan sebagai perwakilan orang tua wisudawan, Ning Lia menyampaikan pesan penuh empati kepada Aura serta para lulusan lainnya yang tidak lagi didampingi orang tua karena telah berpulang ke rahmatullah.
Baca juga: Momentum Hari Santri, Ning Lia Dorong Nilai Islam Perkuat Peradaban
“Semoga Mbak Kia dan juga wisudawan lainnya yang saat ini tidak bisa didampingi orang tua secara lengkap karena telah dipanggil ke hadapan Ilahi, senantiasa diberikan ketegaran, kesabaran, dan tetap yakin untuk menatap kesuksesan ke depan,” tutur senator Jatim tersebut.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kerja keras para mahasiswa yang berhasil menuntaskan tugas akhir hingga pameran karya kreatif, serta memuji ekosistem pendidikan DKV ITS yang memadukan teknologi dan manajerial.

Dorong Lulusan Jadi Inovator Ekonomi Kreatif
Memasuki era digital, Ning Lia menilai para lulusan DKV memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor industri kreatif, mulai dari periklanan, branding, animasi, hingga perfilman. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa mengasah pola pikir kreatif dan memperkuat kolaborasi.
“Miliki prinsip how to think untuk menjadi penguasa dunia kreatif. Terus kuatkan elaborasi, kolaborasi, dan konvergensi digital,” pesannya.
Mengusung motto ITS Advancing Humanity, Ning Lia berharap para alumni tidak sekadar menjadi profesional yang cakap secara teknologi, tetapi juga pribadi humanis yang peka terhadap persoalan sosial serta mampu memuliakan kehidupan masyarakat. Acara yang turut dihadiri jajaran civitas akademika dan pimpinan departemen tersebut ditutup dengan pantun hangat yang mendoakan kesuksesan karier para wisudawan.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.