Langsung ke konten
Minggu, 25 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Pendidikan

Buka Rekrutmen Anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027, Mahasiswa Diajak Kritis dan Elegan

Buka rekrutmen anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027, mahasiswa diajak kritis dan elegan.

WD III Miftahul Huda menghadiri pembukaan rekrutmen anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027, mahasiswa diajak kritis dan elegan./dok.UIN Malang

WD III Miftahul Huda menghadiri pembukaan rekrutmen anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027, mahasiswa diajak kritis dan elegan./dok.UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Syariah UIN Malang buka rekrutmen anggota Ladec periode 2026-2027 pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di teras Gedung D Kampus 1 UIN Malang.

Perekrutan ini mengusung tema Dialektika Cendikia: Berfikir Kritis Berkarya Nyata, dan diikuti 82 peserta hasil seleksi saat interview calon peserta.

Dalam acara pembukaan, hadir Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Dr H.Miftahul Huda,SHI.,M.H.

Hadir pula Meisy Fajarani, S.H.,MH., Founder Law Debate Community (Ladec), dan seluruh panitia open recruitment.

Baca juga: Generasi Z dan Jebakan Social Comparison: Ketika Hidup Menjadi Ajang Perbandingan

Buka Rekrutmen Anggota Ladec 2026–2027

Apresiasi dari WD III

WD III Miftahul Huda mengajak mahasiswa semangat mengikuti proses rekrutmen anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027./dok.UIN Malang
WD III Miftahul Huda mengajak mahasiswa semangat mengikuti proses rekrutmen anggota Ladec Fakultas Syariah UIN Malang 2026–2027./dok.UIN Malang

Wakil Dekan III, Miftahul Huda, mengapresiasi kegiatan ini apalagi tempatnya di teras gedung D, yang biasanya di Aula, sehingga menambah semangat peserta.

“Kegiatan inti sangat bermanfaat. LADEC menjadi wadah untuk melahirkan debater yang berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional, sekaligus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepercayaan diri mahasiswa,” ujar Miftahul Huda.

“Saya ingin menekankan bahwa debat bukan tentang siapa yang paling keras berbicara, melainkan siapa yang paling kuat argumentasinya, paling baik datanya, dan paling terbuka pikirannya,” lanjutnya.

“Dalam debat, kita belajar berbicara sekaligus mendengarkan, mempertahankan pendapat sekaligus menghargai perbedaan,” imbuhnya.

Pesan kepada Calon Anggota Ladec

Kepada calon anggota, Miftah berpesan untuk mengikuti proses rekrutmen ini dengan sungguh-sungguh dari awal sampai sidang kelulusan 8 November nanti.

“Jangan takut salah, jangan takut berbeda pendapat, dan jangan berhenti belajar. Kemampuan hebat tidak lahir secara instan, tetapi melalui latihan, kedisiplinan, dan konsistensi,” imbaunya.

Iklan

“Mari kita jadikan LADEC sebagai kebanggaan Fakultas Syariah, tempat lahirnya mahasiswa yang cerdas, kritis, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Materi Oprec Ladec

Foto bersama mahasiswa dan WD III Fakultas Syariah UIN Malang, Miftahul Huda dalam pembukaan rekrutmen anggota Ladec 2026–2027./dok.UIN Malang
Foto bersama mahasiswa dan WD III Fakultas Syariah UIN Malang, Miftahul Huda dalam pembukaan rekrutmen anggota Ladec 2026–2027./dok.UIN Malang

Sementara itu salah satu founder Ladec, Meisy Fajarani menyampaikan materi seremoni oprec Law Debate Community yaitu tentang sejarah berdirinya Ladec.

Kemudian, cerita di balik nama Law Debate Community, hingga pencapaian-pencapaian yang telah diberikan ladec kepada fakultas syariah UIN Malang.

“Ladec sejak dibentuk tidak begitu menonjolkan kuantitas namun kualitas, karena di Ladec anak-anak akan digembleng dan diajarkan untuk public speaking dan juga menulis karya ilmiah dengan sangat profesional dan memang di arahkan untuk mengikuti perlombaan,” ujarnya.

Meisy juga menyampaikan Debater tidak boleh hanya pandai berargumentasi dan menulis namun juga harus memahami cara berpakaian yang elegan, karena sebelum berbicara, orang lain pertama kali akan melihat penampilannya.

Prestasi Ladec

Ia kemudian memaparkan berbagai prestasi yang berhasil diraih sejak 2017 hingga sekarang.

Salah satu pencapaian yang membanggakan diraih pada 2025, ketika tim Debat Fakultas Syariah UIN Malang berhasil menjadi juara umum tingkat nasional dalam kompetisi yang digelar di Tangerang Selatan dan diikuti PTKIN dan PTN dari seluruh Indonesia.

Sehingga, menurut Meisy itu akan memotivasi anggota baru untuk bisa melanjutkan prestasi yang sudah didapat oleh para senior.

Melalui rekrutmen ini, Ladec diharapkan mampu menjaring mahasiswa yang memiliki semangat belajar, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan secara argumentatif.

Kehadiran anggota baru juga diharapkan dapat makin memperkuat budaya dialektika dan mengembangkan tradisi akademis di lingkungan Fakultas Syariah UIN Malang.***

Kontributor: MFT

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.