MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan kemauan, tetapi juga membutuhkan latihan yang konsisten dan pendampingan yang berkelanjutan. Semangat inilah yang diwujudkan Laboratorium Al-Qur’an dan Sains Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui program Bengkel Al-Qur’an yang diselenggarakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) ini menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Melalui pendampingan secara bertahap, peserta dibimbing memperbaiki pelafalan huruf, memahami kaidah tajwid, serta meningkatkan kelancaran membaca ayat-ayat Al-Qur’an.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an secara konsisten. Peserta mendapatkan kesempatan mengenali kekeliruan dalam bacaan sekaligus memperbaikinya melalui latihan dan bimbingan yang terarah.
Penyelenggaraan secara rutin dari Senin hingga Jumat menjadi salah satu keunggulan program ini. Pasalnya, kemampuan membaca Al-Qur’an membutuhkan proses pembiasaan yang tidak dapat dicapai secara instan. Konsistensi latihan, kesabaran, dan keterbukaan menerima koreksi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas bacaan.
Bagi Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Bengkel Al-Qur’an merupakan bagian dari komitmen menghadirkan ruang pembinaan keislaman di lingkungan sivitas akademika. Upaya ini sekaligus memperkuat karakter pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan.
Melalui program ini, peserta diajak memahami bahwa belajar membaca Al-Qur’an tidak harus menunggu hingga memiliki kemampuan yang sempurna. Kemauan untuk memulai, keberanian memperbaiki kesalahan, dan ketekunan menjalani proses merupakan modal penting untuk menghasilkan bacaan yang lebih baik.
Lebih dari sekadar kegiatan pembelajaran, Bengkel Al-Qur’an diharapkan menjadi ruang tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan kampus. Sebab, kedekatan dengan Al-Qur’an tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan sesekali, tetapi perlu dirawat melalui kebiasaan belajar dan interaksi yang berkelanjutan.
Melalui program ini, Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus membuka kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperbaiki bacaan, memperdalam pemahaman tajwid, dan membangun kedekatan dengan Al-Qur’an. Ikhtiar sederhana yang dijalankan secara istiqamah ini diharapkan turut melahirkan generasi pembelajar yang mencintai Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.