MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menanamkan rasa cinta tanah air tidak cukup hanya melalui teori di buku pelajaran. Keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari memegang peranan vital dalam membentuk generasi muda yang berkarakter serta peduli terhadap bangsa. Hal tersebut diwujudkan secara nyata oleh Sertu Putu, Babinsa Kelurahan Bareng Koramil 0833-01/Klojen, saat memberikan pembekalan materi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SRMA 22 Kota Malang pada Rabu (28/10).
Dalam sesi pengarahan tersebut, para siswa diajak untuk memahami secara mendalam arti pentingnya persatuan, sikap saling menghormati perbedaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian. Materi ini diberikan sebagai fondasi kuat untuk membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Cinta Tanah Air Dimulai dari Hal Sederhana
Sertu Putu menjelaskan kepada para pelajar bahwa wujud kecintaan terhadap tanah air tidak selalu harus ditunjukkan melalui hal-hal yang besar. Menurutnya, tindakan sederhana seperti menghormati guru dan orang tua, menjaga kerukunan antar-teman, tekun belajar, serta menghargai perbedaan adalah bentuk nyata pengabdian kepada Indonesia.
Baca juga: Peran Penting Guru Usia Emas dalam Menanamkan Wawasan Kebangsaan di Bumi NKRI
Baca juga: Kesbangpol Kota Malang Tanamkan Nasionalisme, Ratusan Siswa SMKN 4 Dibekali Wawasan Kebangsaan
"Cinta tanah air tidak harus ditunjukkan dengan hal-hal besar. Menghormati guru dan orang tua, menjaga kerukunan dengan teman, disiplin belajar, serta menghargai perbedaan merupakan bentuk nyata mencintai Indonesia. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan menentukan masa depan negara ini," ujar Sertu Putu di hadapan para siswa.
Bijak Bermedia Sosial dan Tangkal Hoaks
Selain menanamkan nilai nasionalisme, Babinsa Koramil Klojen itu juga mengingatkan para siswa agar senantiasa berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Ia berpesan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau berita yang belum jelas kebenarannya, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif
Ia menambahkan bahwa generasi muda masa kini tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan di bidang akademik semata, melainkan juga harus diimbangi dengan karakter yang kuat, rasa tanggung jawab tinggi, serta kepedulian yang mendalam terhadap sesama.
Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah ini mendapat sambutan positif sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap pembinaan karakter generasi penerus bangsa. Melalui pendekatan yang humanis dan dekat dengan dunia pelajar, diharapkan pesan-pesan kebangsaan dapat diimplementasikan dengan baik di sekolah, lingkungan keluarga, maupun masyarakat luas.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.