Langsung ke konten
Minggu, 13 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Pastikan Hadir Grand Final Gemblidik Race Lumbang, Apresiasi Balap Papan Kayu Jadi Wadah Kreativitas Warga

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, memastikan akan hadir memberikan dukungan langsung pada Grand Final

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini (kanan), memastikan akan hadir dan memberikan dukungan langsung pada ajang Grand Final Gemblidik Race 2026 (kiri) yang digelar di Desa Lumbang pada Minggu (13/9/2026).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini (kanan), memastikan akan hadir dan memberikan dukungan langsung pada ajang Grand Final Gemblidik Race 2026 (kiri) yang digelar di Desa Lumbang pada Minggu (13/9/2026).

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, memastikan akan hadir memberikan dukungan langsung pada Grand Final Gemblidik Race 2026 yang digelar di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/9/2026).

Grand Final Gemblidik Race 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB. Ajang yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Lumbang Bersatu tersebut menjadi babak pamungkas setelah para peserta melewati babak penyisihan dan semifinal.

Gemblidik Race merupakan olahraga permainan balap menggunakan papan kayu gelindingan yang dikemas secara kreatif dan kompetitif. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi anak muda maupun warga untuk menyalurkan energi, kreativitas, serta semangat berkompetisi secara positif.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Pastikan Hadir Grand Final Gemblidik Race Lumbang, Apresiasi Balap Papan Kayu Jadi Wadah Kreativitas Warga

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Unusida Sampaikan Aspirasi Kepada DPD RI Terpilih tentang Hak Anak Yatim SIDOARJO – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) kompak menyuarakan hak anak yatim. Hal tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI terpilih 2024-2029, Dr. Lia Istifhama M.E.I saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis (5/9/2024). Kehadiran senator dapil Jawa Timur ini menjadi magnet tersendiri ketika menyampaikan motivasi terhadap calon mahasiswa baru Unusida tahun 2024. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Unusida sempat menitipkan pesan atau aspirasi untuk diperjuangkan Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama di kursi DPD RI yang bakalan dilantik 1 Oktober 2024 nanti. “Kepada Ibu Lia Istifhama, kami menitipkan aspirasi agar Pemerintah lebih peduli terhadap nasib pendidikan anak yatim, anak yatim piatu agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Seperti mendapat beasiswa khusus, potongan biaya pendidikan,” kata ketua pelaksana PKKMB Unusida 2024, Destio Wiranto. Wira bersama ratusan mahasiswa mempersembahkan sebuah puisi tentang kehidupan anak yatim yang sering tidak mendapat perhatian. Seperti terlantar di pinggir jalan dan dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk menarik perhatian masyarakat sebagai pengemis jalanan. Ia menyerukan tentang anak yatim yang kurang diperhatikan selama ini. Menurutnya, anak yatim juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan setara, tanpa diskriminasi. Pendidikan yang setara merupakan hak asasi manusia yang diakui dalam berbagai deklarasi dan konvensi internasional. Menanggapi hal tersebut, Ning Lia pun tampak terharu. Ia berjanji untuk memperjuangkan aspirasi tersebut bersama Anggota DPD RI lainnya dan Anggota DPR RI di komisi pendidikan serta kementrian terkait. “Ini PR buat saya untuk kita perjuangkan di senayan. Bagaimana ada sebuah regulasi pendidikan bagi anak yatim. Hal itu nanti akan saya bahas bersama Anggota DPD RI serta Anggota DPR RI dari Komisi terkait pendidikan dan Kementrian,” kata Ning Lia. Lebih lanjut, Ning Lia menegaskan jika untuk Indonesia Emas tahun 2045, maka akses pendidikan harus merata. Bagaimana anak-anak atau yang sudah ditinggal salah satu atau kedua orang tuanya bisa meneruskan pendidikan hingga tingkat akhir. Maka harus ada peran negara dalam hal membantu mereka. “Nantinya kita akan perjuangkan, bagaimana ada beasiswa atau bantuan dana pendidikan bagi anak Yatim, Anak-anak Yatim Piatu agar mereka bisa meneruskan sekolah hingga perguruan tinggi. Kita perjuangan masalah ini di DPD dan DPR RI serta kementrian terkait. Mohon doanya dari teman-teman mahasiswa baru yang sudah menyampaikan apresiasi terkait masalah tersebut,” harapnya. Ning Lia terharu saat salah satu mahasiswa baru menyampaikan bagaimana dirinya di biayai ibunya seorang yang single fighter karena ayahnya telah meninggal dunia, hingga bisa sampai kuliah di Unusida saat ini. “Terharu, apresiasi untuk semangat teman-teman yang kebetulan ditinggal sang ayah dan hanya dibiayai sang Ibu yang single fighter. Mereka tidak putus asa dan terus lanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” harunya. Dihadapan ratusan mahasiswa baru Unusida, Ning Lia juga berpesan agar memanfaatkan akses perkembangan dunia digital, perkembangan media dan media sosial (medsos). Sebab, saat ini media dapat dimanfaatkan akses dunia digital untuk sampaikan aspirasi. “Bagaimana teman-teman mahasiswa bisa menyuarakan aspirasi positif dan membangun pendidikan di negara kita secara digital dalam hal ini Pemanfaatan pemberitaan media dan media sosial,” ungkapnya. Menurut Ning Lia, teman-teman mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus pro aktif menyampaikan aspirasinya. Sebab tanpa dukungan teman-teman mahasiswa, yang di senayan tidak mempunyai kecukupan data dalam memperjuangkan aspirasi di dunia pendidikan kita. “Aspirasi teman-teman di dunia pendidikan, mahasiswa dan sebagainya harus disuarakan dengan lantang, terkait regulasi pendidikan dan lainya. Hal ini demi kemerataan pendidikan dan kemajuan pendidikan yang bisa dirasakan semua kalangan,” sebutnya. penulis: Maschan Yusuf

Muhammad Zaini mengatakan, dirinya memang telah hadir pada pelaksanaan Gemblidik Race tahun sebelumnya. Karena itu, ia kembali memastikan kehadirannya pada gelaran tahun ini untuk memberikan support kepada panitia maupun para peserta.

“Tahun lalu saya hadir, sekarang akan hadir lagi memberikan support. Agar olahraga balap papan kayu gelindingan ini semakin banyak peminat,” ujar Muhammad Zaini.

Iklan

Menurutnya, kegiatan semacam Gemblidik Race patut mendapatkan dukungan karena dapat menjadi salah satu pilihan wadah bagi masyarakat untuk berekspresi dan berkegiatan secara positif.

Ia menilai kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, perlu diberikan ruang agar dapat berkembang menjadi kegiatan yang produktif sekaligus mampu mempererat kebersamaan.

“Ini bisa menjadi salah satu pilihan wadah bagi warga untuk berekspresi dan berkegiatan positif. Kreatif seperti ini harus didukung,” tegasnya.

Dorong Olahraga Kreatif Berbasis Masyarakat
Muhammad Zaini berharap Gemblidik Race tidak hanya berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat.

Menurutnya, semakin banyak pilihan kegiatan positif di tengah masyarakat, semakin terbuka pula ruang bagi warga untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya.

Grand Final Gemblidik Race 2026 sendiri menjadi momentum bagi peserta terbaik untuk kembali beradu kemampuan demi memperebutkan gelar Juara Gemblidik Race 2026.

Dengan mengusung semangat sportivitas, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang menarik sekaligus tetap menjaga kebersamaan antarpeserta dan masyarakat.

Kehadiran Muhammad Zaini diharapkan semakin menambah semangat para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam babak pamungkas tersebut.

Iklan

Bagi masyarakat Lumbang dan sekitarnya, Grand Final Gemblidik Race 2026 juga menjadi ruang hiburan sekaligus ajang kebersamaan warga melalui olahraga kreatif yang lahir dan berkembang dari masyarakat.

“Junjung tinggi sportivitas, raih prestasi tanpa batas,” menjadi semangat yang diusung dalam pelaksanaan Grand Final Gemblidik Race 2026.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.