Langsung ke konten
Rabu, 9 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Prof. Bashith Review Riset Mora Air Funds UIN Syekh Wasil Kediri, Soroti Integritas hingga Luaran Penelitian

KEDIRI | JATIMSATUNEWS.COM: Guru Besar Pendidikan IPS UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H. Abdul Bashith, M.Si., turun langsung memantau perkembangan penelitian yang didanai melalui program Mora Air Funds di UIN Syekh Wasil Kediri, Selasa–Rabu (8–9/9/2026).

Prof. Bashith bertindak sebagai reviewer eksternal pada dua kelompok penelitian. Monitoring dan review dilakukan untuk melihat perkembangan riset sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai target luaran, standar akademik, serta prinsip integritas dan akuntabilitas penelitian.

Salah satu penelitian yang menjadi objek review berjudul “Model Cultural Ecopedagogy and Educational Management (CEEM) Berbasis ESD untuk Meningkatkan School Well-Being: Studi di Indonesia, Jepang, dan Australia.”

Dalam proses review, Prof. Bashith mendalami perkembangan penelitian sejak tahap awal hingga pelaksanaan tahun pertama. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi progress report penelitian, capaian Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), perkembangan draf buku, serta rencana dan progres publikasi pada jurnal internasional.

Monitoring tersebut tidak hanya diarahkan untuk melihat ketercapaian luaran yang telah direncanakan. Proses review juga menjadi ruang evaluasi terhadap kualitas pelaksanaan penelitian agar setiap tahapan riset tetap memenuhi standar akademik dan prinsip penelitian yang berintegritas.

Riset Kolaboratif Lintas Perguruan Tinggi

Penelitian CEEM merupakan riset kolaboratif yang melibatkan peneliti dari sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset.

Iklan

Tim tersebut terdiri atas Prof. Dr. Munifah, M.Pd. dari UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. Mukhibat, M.Ag. dari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Dr. Intan Nuyulis Naeni Puspitasari, M.Pd.I. dari UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Aji Sofanudin, M.Si. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Angga Teguh Prastyo, M.Pd. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta Ahmad Abdun Salam, M.Pd. dari UIN Syekh Wasil Kediri.

Kolaborasi tersebut mengembangkan model pengelolaan pendidikan yang memadukan perspektif budaya, ekopedagogi, dan Education for Sustainable Development (ESD) untuk memperkuat school well-being.

Riset dengan cakupan Indonesia, Jepang, dan Australia itu menempatkan isu pendidikan berkelanjutan dan kesejahteraan warga sekolah sebagai bagian penting dari pengembangan model pendidikan yang kontekstual dan lintas budaya.

Reviewer Eksternal Didorong Beri Evaluasi Objektif

Kegiatan monitoring dibuka Ketua LP2M UIN Syekh Wasil Kediri Dr. Moh. Shofiyul Huda, MF, M.Ag. Ia menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan monitoring dan review penelitian yang melibatkan reviewer eksternal.

Kehadiran reviewer eksternal dinilai penting untuk memberikan evaluasi yang objektif, masukan akademik, serta rekomendasi terhadap penguatan pelaksanaan penelitian.

Melalui proses tersebut, UIN Syekh Wasil Kediri berupaya memperkuat tata kelola penelitian sekaligus memastikan program pendanaan riset menghasilkan luaran yang tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi memiliki kualitas akademik dan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan.

Bagi Prof. Bashith, proses review menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penelitian sejak tahap pelaksanaan hingga pencapaian luaran. Monitoring yang dilakukan secara berkala memungkinkan perkembangan riset dievaluasi berdasarkan capaian sekaligus tantangan yang dihadapi tim peneliti.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.