Langsung ke konten
Kamis, 10 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Mahasiswa Tadris Matematika FTIK UIN Malang Tembus Jurnal SINTA 4, Berawal dari Tugas Kuliah

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tugas kuliah dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkembang menjadi artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 4.

Keduanya, Lidiana Fitria Ningsih dan Halimatus Sakdiyah, berhasil menerbitkan artikel berjudul “Analisis Kemampuan Siswa Berkebutuhan Khusus Tunarungu dalam Memecahkan Masalah Kontekstual Topik Bilangan Bulat” di JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, Universitas Pelita Harapan.

Artikel tersebut merupakan output dari mata kuliah Psikologi Kognitif pada Pembelajaran Matematika yang diampu Ulfa Masamah, M.Pd. Prosesnya bermula dari pembelajaran di kelas, kemudian dikembangkan melalui pengkajian, penyusunan, hingga menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan.

Topik yang diangkat berfokus pada kemampuan siswa berkebutuhan khusus tunarungu dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi bilangan bulat. Kajian tersebut menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran matematika yang mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Bagi mahasiswa calon pendidik matematika, pengalaman tersebut memberikan ruang untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan persoalan nyata dalam praktik pendidikan. Proses penelitian juga memperkenalkan mahasiswa pada tahapan penyusunan karya ilmiah hingga publikasi pada jurnal akademik.

Iklan

Penerbitan artikel tersebut menunjukkan bahwa tugas perkuliahan dapat dikembangkan melampaui pemenuhan kewajiban akademik. Ketika dikerjakan melalui proses penelitian dan penulisan yang serius, tugas kuliah dapat menjadi embrio karya ilmiah yang memiliki nilai akademik lebih luas.

Kajian mengenai siswa berkebutuhan khusus juga memperlihatkan perhatian mahasiswa terhadap persoalan pembelajaran yang membutuhkan pendekatan berbeda. Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan tantangan belajar yang tidak selalu sama, sehingga calon pendidik perlu memiliki kemampuan memahami proses berpikir dan kebutuhan belajar secara lebih mendalam.

Pengalaman Lidiana dan Halimatus sekaligus memperlihatkan pentingnya budaya riset sejak mahasiswa. Kemampuan menemukan persoalan, mengembangkan pertanyaan penelitian, mengolah temuan, dan menuangkannya dalam artikel ilmiah menjadi bagian dari kompetensi akademik yang dapat dibangun sejak bangku kuliah.

Publikasi tersebut menambah catatan capaian akademik mahasiswa Tadris Matematika FTIK UIN Malang sekaligus menunjukkan bahwa proses pembelajaran dapat diarahkan untuk menghasilkan karya ilmiah yang dapat diakses oleh komunitas akademik yang lebih luas.

Bagi mahasiswa, capaian tersebut menjadi bukti bahwa karya ilmiah tidak selalu harus bermula dari penelitian besar. Sebuah persoalan yang ditemukan dalam proses pembelajaran pun dapat dikembangkan menjadi penelitian dan publikasi ketika dikerjakan secara serius dan sistematis.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.