PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Pihak Kelompok Bermain Roudhotul Hasan, Desa Lajuk, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyoroti pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan di lembaga tersebut.
Sebelumnya, pemberitaan pada salah satu media online menyoroti proyek revitalisasi KB Roudhotul Hasan yang bersumber dari program pemerintah pusat.
Pemberitaan tersebut memuat sejumlah dugaan, antara lain terkait transparansi pelaksanaan, pemasangan papan informasi, hingga dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Baca juga: Jawara Komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan, Tak Larang Pembangunan Gereja Asal Sesuai Aturan
Menanggapi hal tersebut, Kepala KB Roudhotul Hasan, Khoirul Bariyah menegaskan bahwa pembangunan yang saat ini dilaksanakan merupakan program bantuan pemerintah pusat dan pengerjaannya disesuaikan dengan pengajuan serta RAB yang telah ditetapkan.
“Insyaallah sesuai dengan yang telah kita ajukan,” ujarnya, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diajukan melalui sistem Dapodik. Mekanisme tersebut juga dapat diikuti oleh lembaga pendidikan swasta yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana.
“Setiap lembaga swasta bisa mengajukan melalui Dapodik. Setelah itu dari pusat ditentukan sekolah atau lembaga yang memang membutuhkan,” jelasnya.
KB Roudhotul Hasan mendapatkan bantuan dengan nilai sebesar Rp396.766.000. Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi sesuai kebutuhan yang telah diajukan.
Pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi dua ruang kelas, pembangunan UKS, penataan lingkungan berupa pagar, pembangunan area bermain, fasilitas sanitasi, serta rehabilitasi toilet.
Menurut kepala sekolah, seluruh pekerjaan tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan lembaga sebagaimana pengajuan awal.
“Rencananya sesuai dengan permintaan yang kita ajukan, yaitu rehab dua ruang kelas, pembangunan UKS, penataan lingkungan berupa pagar, pembangunan area bermain serta sanitasi dan rehab toilet,” katanya.
Pastikan Pekerjaan Sesuai RAB
Terkait adanya sorotan mengenai dugaan ketidaksesuaian pembangunan dengan RAB, pihak sekolah menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan mengacu pada rencana yang telah diajukan.
Termasuk di dalamnya kebutuhan material dan biaya tenaga kerja yang disesuaikan dengan ketentuan serta kondisi wilayah.
“Untuk materialnya tergantung harga di sini, tergantung setiap wilayah. SOP-nya sesuai dengan wilayah. Nanti di wilayah yang lain juga berbeda-beda,” ungkapnya.
Dengan demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tidak dilakukan berdasarkan perkiraan sepihak, tetapi mengacu pada kebutuhan dan standar yang telah ditetapkan dalam program bantuan tersebut.
Papan Informasi Terpasang
Mengenai sorotan terkait papan informasi, pihak sekolah memastikan bahwa papan informasi kegiatan saat ini sudah tersedia dan terpasang di lokasi pembangunan.
Hal ini menjadi bagian dari keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan program pembangunan di lingkungan KB Roudhotul Hasan.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga telah mendapat kunjungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan di lembaga tersebut.
Pihak KB Roudhotul Hasan berharap pembangunan yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat ini dapat berjalan sesuai ketentuan hingga selesai dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
Dengan adanya rehabilitasi ruang kelas, pembangunan UKS, penataan lingkungan, area bermain, sanitasi dan toilet, fasilitas pendidikan di KB Roudhotul Hasan diharapkan semakin menunjang kenyamanan dan keamanan anak-anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Pihak sekolah juga membuka ruang klarifikasi terkait pelaksanaan pembangunan agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat dilihat secara utuh berdasarkan kondisi dan keterangan terbaru di lapangan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.