JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Kabupaten Jombang, telah resmi usai pekan lalu dengan menetapkan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan KH. Miftachul Akhyar (Yai Mif) sebagai Rais Aam.
Namun, rekam jejak penuh makna dari forum tertinggi tersebut masih membekas, salah satunya dari langkah Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Pada hari penutupan, senator yang akrab disapa Ning Lia ini berhasil membawa pulang oleh-oleh istimewa setelah memenangkan lelang lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari.
Kehadiran Ning Lia di Muktamar tidak hanya sekadar partisipasi, melainkan juga memberikan kontribusi nyata melalui pendirian Posko Energi Milenial untuk Indonesia (EMILIA). Posko yang berlokasi di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri (BUMA) ini disulap menjadi rumah kreativitas sekaligus tempat singgah bagi puluhan jurnalis dari berbagai daerah, termasuk dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.
Baca juga: Ingatkan Gen Z Melek Politik, Ning Lia Minta Pemuda Berani Speak Up
Banyak insan pers yang tergabung dalam Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) maupun Tim B59 merasakan langsung manfaat fasilitas tersebut. Koordinator Liputan JTV, Fakhrurozi, mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif nyata tersebut. Ia menuturkan bahwa posko gagasan Ning Lia ini sangat membantu mobilitas kerja para jurnalis di lapangan, karena menyediakan tempat yang memadai untuk bekerja sekaligus beristirahat di tengah padatnya jadwal liputan.
Senada dengan Fakhrurozi, Jurnalis Klik Jombang, Muhammad Ibnu Al Farabi atau Obi, juga merasa bangga rumahnya dipilih sebagai lokasi Posko EMILIA. Obi mengaku selain menerima kompensasi sewa yang sangat layak dari Ning Lia, ia juga merasa terhormat bisa melayani rekan-rekan seprofesinya. Ia menyebutkan bahwa Ning Lia memfasilitasi seluruh kebutuhan pendukung secara maksimal bagi para jurnalis tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun instansi media mereka.
Fasilitas posko yang dinilai sangat representatif ini turut diakui oleh Wakil Sekretaris PC GP Ansor Situbondo, Ahmad Zaini, yang datang berkunjung bersama Kepala Desa Besuki, Achmad Zarkasyi. Zaini mengaku sangat salut dengan tingkat kepedulian Ning Lia yang menyediakan tempat nyaman lengkap dengan logistik makanan, kopi, hingga akses wifi bagi awak media.
Daya tarik Posko EMILIA rupanya tak hanya dirasakan oleh para wartawan, tetapi juga mengundang sejumlah tokoh penting untuk bersilaturahmi. Terpantau anggota Kaukus Nahdliyin DPD RI seperti Boy Latuconsina (DPD RI Maluku), H. Abdullah (DPD RI Papua Barat), dan Hj. Ade Yuliasih (DPD RI Banten) turut singgah. Begitu pula dengan sejumlah tokoh lain, di antaranya Pengasuh Ponpes Nuriddahlani Gus Faiz, mantan Kepala Ombudsman RI Jatim Agus Muttaqin, hingga tokoh pemuda dan kepala desa dari berbagai daerah.
Rangkaian kepedulian Ning Lia nyatanya sudah digerakkan sebelum Muktamar resmi dibuka. Ia menyempatkan diri untuk melakukan napak tilas ke Ponpes Bahrul Ulum, bersilaturahmi dengan putri KH. Wahab Hasbullah yakni Nyai Mundjidah Wahab beserta menantunya Gus Edo, hingga menginisiasi kegiatan *fogging* di area muktamar pada H-3.
Ning Lia mengaku sangat bersyukur kehadirannya bisa membawa manfaat praktis bagi banyak orang selama perhelatan Muktamar NU tersebut. Ia mengungkapkan bahwa seluruh langkah pengabdiannya didasari oleh wejangan mendalam dari sang ayah, KH. Masykur Hasyim. Sang ayah selalu berpesan kepadanya bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya, dan prinsip hidup itulah yang terus ia jadikan pedoman dalam bertugas.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.