Langsung ke konten
Senin, 14 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Maulid Nabi di Sukodono, Bupati Subandi Ajak Warga Jaga Kerukunan

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO – Ribuan warga Desa Suko, Kecamatan Sukodono, menghadiri peringatan Maulidur Rasul Nabi Muhammad SAW yang digelar di halaman Pondok Pesantren Bahrul Hidayah Sukolegok, Desa Suko, Sukodono, Sabtu malam (12/9/2026).Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama istrinya, dr. Sriatun Subandi.

Peringatan Maulid Nabi diisi dengan tausiyah agama oleh KH Ali Maschan Moesa, tahlil untuk haul masyayikh Sukodono, serta sholawatan bersama.Di hadapan ribuan jamaah, Bupati Subandi mengajak masyarakat Sidoarjo untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan. Menurutnya, Rasulullah Muhammad SAW telah memberikan teladan dalam menjaga hubungan baik dan kerukunan antarumat.

Momentum peringatan Maulid Nabi, lanjutnya, dapat menjadi perekat bagi masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.“Pemerintah Daerah hari ini mengucapkan matursuwun atas kerukunan Panjenengan sedaya,” ucap Bupati Subandi.Ia menegaskan, akhlak Rasulullah SAW harus menjadi teladan bagi semua kalangan.

Dalam hal ini, keberadaan pondok pesantren dinilai memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan karakter generasi muda agar mampu meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW.“Santri merupakan cerminan generasi yang meneladani sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga mengajak ribuan jamaah untuk bersama-sama mendoakan kemajuan Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap doa dan kebersamaan masyarakat dapat menjadi ikhtiar untuk mewujudkan Sidoarjo sebagai daerah yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

“Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Sidoarjo dan bangsa Indonesia senantiasa menjadi daerah dan negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” ajaknya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.