Langsung ke konten
Minggu, 13 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Inspirative Icon: Langkah Inspiratif Cetak Generasi Emas Indonesia

Inspirative Icon 2026 di Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Inspirative Icon 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang membawa gagasan tentang pembentukan generasi inspiratif menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian Inspirative Icon 2026 National Event: Membangun Generasi Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045 yang berkolaborasi dengan Seminar Nasional Hybrid Part 2 Indonesia Mental Health Summit (IMHS) 2026.

Kegiatan di Kota Malang ini turut menghadirkan Kak Seto sebagai salah satu narasumber dalam seminar nasional bertema “Generasi Inspiratif di Era Digital”. Selain seminar, rangkaian kegiatan juga mencakup pemilihan Mas dan Miss Inspiratif dalam sejumlah kategori, mulai dari Kids, Teens, Difabel, hingga Kampus.

Ketua pelaksana kegiatan, Ade Laressa S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun gerakan generasi inspiratif di Indonesia.

Inspirative Icon Dorong Gerakan Generasi Inspiratif

“Kita berharap bisa membentuk gerakan Generasi Inspiratif Indonesia,” kata Ade Laressa.

Menurut Ade, gagasan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Rangkaian kegiatan telah dikembangkan sejak pelaksanaan Indonesia Mental Health Summit pada 2024 yang ketika itu turut diisi seminar bersama Kak Seto dan sejumlah kegiatan lainnya.

Memasuki 2025, penyelenggara kemudian menggelar Miss Inspiratif 2025 dan membentuk komunitas Miss Inspiratif Indonesia. Pengembangan program tersebut kemudian berlanjut pada 2026 dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Pada pelaksanaan tahun ini, rangkaian kegiatan mencakup pemilihan Mas dan Miss Inspiratif Kids, Teens, dan Difabel. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Mas dan Miss Inspiratif Kampus 2026.

Ade menjelaskan, pengembangan tersebut diarahkan agar gerakan inspiratif tidak hanya berfokus pada satu kelompok usia, tetapi dapat menjangkau berbagai generasi.

“Jadi kita tidak hanya pemberdayaan, tapi juga dari seluruh generasi,” ujarnya.

IMHS 2026 Bahas Generasi Inspiratif di Era Digital

Rangkaian Inspirative Icon 2026 juga dipadukan dengan Seminar Nasional Hybrid Part 2 Indonesia Mental Health Summit (IMHS) 2026. Seminar tersebut mengangkat tema “Generasi Inspiratif di Era Digital” dengan menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang.

Kak Seto menjadi salah satu narasumber dalam rangkaian seminar. Selain pembahasan mengenai kesehatan mental, kegiatan juga mengangkat sejumlah perspektif lain, termasuk hukum, media, serta perkembangan generasi di tengah lingkungan digital.

Ade menyebut kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembahasan mengenai generasi inspiratif.

“Seminar generasi inspiratif di era digital itu kolaborasi juga dengan Dr. Ariyani, beliau yang punya host Alpatima Malang, juga dosen di UB, dan rekan-rekan psikolog, dan juga pengusaha,” tuturnya.

Iklan

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa isu generasi inspiratif tidak hanya ditempatkan sebagai ajang pemilihan figur, tetapi juga dikaitkan dengan pengembangan kapasitas, kesehatan mental, lingkungan digital, dan kolaborasi antarelemen masyarakat.

Inspirative Icon Hubungkan Malang dan Bengkulu

Selain membangun gerakan di tingkat nasional, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas jejaring antardaerah. Salah satu hubungan yang dibangun adalah antara Kota Malang dan Bengkulu.

Ade mengatakan terdapat kedekatan emosional antara dirinya dengan Bengkulu. Ia menyebut dirinya merupakan putra daerah Bengkulu, sementara dirinya lahir di Malang.

“Harapannya Bengkulu dan Malang itu terkoneksi,” kata Ade.

Menurutnya, koneksi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran inspirasi antardaerah. Malang dinilai memiliki potensi yang dapat diperkenalkan ke wilayah lain, termasuk Bengkulu.

Kota Malang sendiri telah menjadi anggota UNESCO Creative Cities Network pada 2025 dalam bidang Media Arts. UNESCO mencatat Malang sebagai salah satu kota kreatif yang mengembangkan media arts sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan pembangunan kota.

Ade berharap pengalaman dan potensi yang dimiliki Malang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan ekosistem kreatif masing-masing.

“Inspirasi-inspirasi dari Kota Malang ini mau saya kenalkan juga di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Informasi mengenai kegiatan dan konteks Kota Malang sebagai kota kreatif juga dapat dibaca melalui UNESCO Creative Cities Network.

Menuju Generasi Emas 2045

Gagasan besar yang dibawa melalui Inspirative Icon 2026 kemudian diarahkan pada pembangunan generasi masa depan. Penyelenggara melihat pengembangan karakter dan potensi generasi muda sebagai bagian dari proses menuju Indonesia Emas 2045.

Iklan

“Kita berharap ini bisa berkembang untuk berbagai generasi, generasi masa depan, generasi emas 2045,” ujar Ade.

Karena itu, kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan pemilihan figur inspiratif. Penyelenggara juga merancang keberlanjutan program melalui sejumlah agenda lain yang menyasar kelompok masyarakat berbeda.

Ade menyampaikan bahwa agenda berikutnya akan diarahkan pada pelaksanaan Miss Inspiratif 2026 yang juga akan disertai dengan kategori lansia inspiratif.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan gerakan agar nilai inspirasi tidak hanya dilekatkan pada anak muda, tetapi juga dapat muncul dari berbagai kelompok usia.

Inspirative Icon Diproyeksikan Berkelanjutan

Ade berharap kegiatan yang berlangsung di Malang tersebut dapat berkembang menjadi agenda nasional dengan melibatkan lebih banyak daerah. Konsep tersebut memungkinkan kegiatan Inspirative Icon untuk berpindah dan berkolaborasi dengan daerah lain.

“Kita berharap bisa nasional, berkolaborasi dengan berbagai daerah juga. Bisa mungkin selanjutnya di Bengkulu,” katanya.

Rencana kolaborasi antardaerah tersebut menjadi salah satu arah pengembangan kegiatan ke depan. Malang dan Bengkulu menjadi dua wilayah yang saat ini disebut memiliki hubungan dalam pengembangan rangkaian kegiatan.

Bagi penyelenggara, pengembangan jejaring tersebut bukan sekadar memperluas lokasi pelaksanaan acara. Kolaborasi antardaerah juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus membangun ruang bersama bagi generasi yang memiliki gagasan dan kontribusi positif.

Dengan membawa tema “Membangun Generasi Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045”, rangkaian Inspirative Icon 2026 menempatkan generasi muda, kesehatan mental, kreativitas, dan kolaborasi sebagai bagian dari pembahasan mengenai masa depan Indonesia.

Untuk informasi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai rangkaian kegiatan tersebut, pembaca dapat melihat artikel JatimSatuNews berjudul Inspiratif Icon 2026 Malang: Kak Seto & Ade Laressa Cetak Generasi Emas Peduli Mental Health.

(Raf)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.