Langsung ke konten
Rabu, 2 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Alpha Meet & Greet 2026, Tadris Matematika UIN Malang Bangun Fondasi Akademik Mahasiswa Baru

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengenalkan budaya akademik, profil program studi, serta berbagai ruang pengembangan diri kepada mahasiswa baru melalui Alpha Meet & Greet 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis–Jumat (27–28/8/2026) di Aula Microteaching Lantai 2 FTIK UIN Malang tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal mahasiswa baru mengenal lingkungan akademik sekaligus keluarga besar Tadris Matematika.

Ketua Pelaksana Alpha Meet & Greet 2026, M. Wahhab Al-Hakim, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kebersamaan sejak awal masa perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa baru perlu memiliki lingkungan yang memungkinkan mereka saling mengenal dan membangun relasi selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Ketua HMPS Tadris Matematika, Dwi Gita Marsya Syakila, kemudian memperkenalkan berbagai ruang pengembangan diri yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama berada di kampus. Selain perkuliahan, mahasiswa memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan melalui organisasi, kompetisi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kepanitiaan, dan kegiatan kreatif.

HMPS menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan pengembangan jejaring. Mahasiswa baru didorong mulai aktif mencari pengalaman dan memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri sejak awal masa studi.

Dari sisi akademik, Ketua Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Malang, Ulfa Masamah, M.Pd., memperkenalkan identitas, visi, misi, serta arah pengembangan program studi kepada mahasiswa baru.

Ulfa menjelaskan bahwa pembelajaran di Tadris Matematika tidak hanya berorientasi pada penguasaan matematika. Program studi juga memadukan keilmuan matematika dengan pedagogi, teknologi, inovasi, riset, dan nilai-nilai keislaman.

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) turut menjadi bagian dari tantangan yang perlu dihadapi calon pendidik. Karena itu, mahasiswa didorong menjadi pembelajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki karakter, etika, dan tanggung jawab dalam penggunaannya.

Arah pendidikan tersebut berpijak pada spirit Ulul Albab yang menjadi bagian dari identitas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mahasiswa diarahkan tidak hanya memiliki keluasan ilmu, tetapi juga kedalaman spiritual, akhlak, serta kematangan profesional.

Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan para dosen Tadris Matematika melalui sesi pengenalan yang dipandu Mutiara Arlisyah Putri Utami, M.Pd. Dalam sesi tersebut, dosen diperkenalkan berdasarkan bidang keilmuan dan kepakaran masing-masing.

Pengenalan tersebut menjadi kesempatan awal mahasiswa membangun relasi dengan dosen yang akan mendampingi perjalanan akademik mereka. Dosen tidak hanya diperkenalkan sebagai pengampu mata kuliah, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, mentor, dan mitra akademik mahasiswa.

Rangkaian kegiatan kemudian diwarnai dengan Matematika Talent, yang menampilkan kreativitas mahasiswa dan keluarga besar Tadris Matematika melalui berbagai pertunjukan seni, termasuk menyanyi dan tari.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan minat dan bakat di luar bidang akademik. Kehadiran sesi kreativitas juga memperlihatkan bahwa pengembangan mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan, tetapi juga melalui aktivitas yang melatih kepercayaan diri, komunikasi, dan kemampuan berinteraksi.

Suasana keakraban semakin dibangun melalui sesi doorprize yang melibatkan mahasiswa baru. Interaksi informal antara mahasiswa, panitia, HMPS, dan dosen menjadi bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap lingkungan program studi.

Alpha Meet & Greet 2026 menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru Tadris Matematika untuk mengenal lingkungan akademiknya secara lebih utuh. Tidak hanya memperoleh informasi mengenai program studi, mahasiswa juga diperkenalkan dengan budaya akademik, organisasi, pengembangan diri, dosen, serta berbagai peluang untuk membangun pengalaman selama masa studi.

Bagi Program Studi Tadris Matematika, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun fondasi mahasiswa sejak awal perkuliahan. Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dengan fondasi tersebut, perjalanan mahasiswa Tadris Matematika tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada kemampuan mengembangkan ilmu menjadi karya, inovasi, dan kontribusi bagi masyarakat dalam spirit Ulul Albab.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.