Langsung ke konten
Minggu, 23 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Nasional

Senam Kreasi “Ha Ha-Hi Hi” Guncang GOR Ken Arok, Cak Udin Sukses Majukan UMKM Malang

Sejumlah peserta dan panitia berfoto bersama sambil memamerkan poster kampanye sosial "Cegah Perkawinan Anak", yang turut mewarnai rangkaian kegiatan positif pada ajang Senam Kreasi di GOR Ken Arok.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Ribuan warga Malang Raya membanjiri GOR Ken Arok untuk memeriahkan Lomba Senam Kreasi “Ha Ha–Hi Hi”, Minggu (23/8/2026). Diinisiasi oleh Sekjen DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, acara perayaan HUT RI ke-81 ini sukses memadukan semangat olahraga, hiburan, dan kebangkitan ekonomi lokal.

Tidak hanya menyuguhkan adu koreografi yang unik dari berbagai komunitas, gelaran ini juga membawa berkah besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Panitia membagikan voucher makan dan minum gratis kepada para peserta untuk ditukarkan di stan UMKM yang tersedia. Hasilnya, antusiasme peserta yang tinggi membuat dagangan para pelaku usaha ludes tak tersisa.

“Bukan sekadar senam agar sehat dan gembira, tapi bagaimana kegiatan ini juga memberi manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat, khususnya UMKM,” tegas Cak Udin.

Sinergi Edukasi Rupiah dan Kreativitas Warga

Lebih dari sekadar panggung hiburan, acara ini juga menghadirkan beragam nilai tambah bagi masyarakat Malang Raya:

  • Edukasi Bank Indonesia: Peserta diajak mengikuti kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui permainan interaktif bertabur doorprize.
  • Totalitas Komunitas: Apresiasi tinggi diberikan kepada peserta yang berlatih berminggu-minggu dan tampil maksimal dengan kostum kreatif.
  • Jadi Agenda Rutin: Merespons animo masyarakat yang membludak, Cak Udin berkomitmen menjadikan Lomba Senam Kreasi ini sebagai agenda tahunan setiap bulan Agustus.

Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, turut menyampaikan apresiasinya atas pengorbanan waktu dan tenaga para peserta. Melalui konsep yang inklusif ini, ajang “Ha Ha–Hi Hi” sukses membuktikan bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang sehat, meriah, sekaligus menghidupkan roda ekonomi kerakyatan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.