Langsung ke konten
Rabu, 2 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah Malang

Sambut HUT RI ke-81, Babinsa Bumiayu Malang Gembleng Santri Ponpes Nurus Sa’adat Latihan Upacara

Babinsa Bumiayu, Serma Yusnan, secara langsung melatih para santri Ponpes Nurus Sa’adat praktik tata upacara bendera jelang HUT RI ke-81

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kian terasa merata hingga ke lingkungan pesantren. Guna menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini, Serma Yusnan, Babinsa Bumiayu dari Koramil 0833-02/Kedungkandang, turun tangan langsung melatih para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Sa’adat, Rabu (12/08/2026).

Berlokasi di kawasan Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pelatihan ini difokuskan pada pemantapan persiapan pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus mendatang. Dalam sesi latihan tersebut, Serma Yusnan memberikan pembekalan dan praktik langsung terkait Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tata upacara.

Para santri digembleng untuk menguasai berbagai gerakan penting, mulai dari sikap sempurna, teknik penghormatan yang benar, pengaturan tata barisan, hingga detail gerakan dalam prosesi pengibaran bendera merah putih. Selama pendampingan, Babinsa terus menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, kekompakan kelompok, serta rasa tanggung jawab penuh saat menjalankan tugas.

Bagi Serma Yusnan, pelatihan ini memiliki makna filosofis yang lebih mendalam dari sekadar persiapan teknis seremonial. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mencetak generasi muda Islam yang memiliki rasa memiliki terhadap negaranya.

“Latihan ini bukan hanya untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan kepada para santri,” tegas Serma Yusnan di sela-sela kegiatan.

Melalui pendekatan yang intensif dan humanis di lingkungan pesantren ini, diharapkan euforia kemerdekaan tidak hanya sebatas perayaan. Lebih dari itu, semangat kemerdekaan diharapkan mampu mengakar menjadi karakter disiplin, menumbuhkan jiwa gotong royong, dan mempertebal kecintaan para santri terhadap bangsa dan negara.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.