Langsung ke konten
Selasa, 18 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Nasional

Saat PBAK UIN Malang Dibuka, Bunda Rektor Titip Pesan: Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (18/8/2026), berlangsung berbeda. Di hadapan ribuan mahasiswa baru atau Maliki Muda, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., tidak hanya berbicara tentang kehidupan akademik, tetapi menyampaikan pesan layaknya seorang ibu kepada anak-anak yang baru memulai perjalanan.

Pesan pertama yang dititipkan sederhana, tetapi sarat makna: jangan pernah melupakan orang tua.

Bunda Rektor mengingatkan Maliki Muda agar selalu meminta izin kepada orang tua ketika hendak berangkat kuliah maupun menjalankan aktivitas lainnya. Di balik langkah seorang anak hingga sampai ke perguruan tinggi, kata dia, terdapat doa, perjuangan, dan harapan orang tua yang tidak pernah berhenti.

Pesan tersebut kemudian berkembang menjadi nasihat tentang bagaimana mahasiswa menjalani kehidupan di kampus. Selain menghormati orang tua dan guru, Maliki Muda juga diingatkan untuk menjaga salat, meluruskan niat, serta memahami bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik, tetapi juga oleh karakter dan tanggung jawab.

Suasana pun berubah haru ketika Bunda Rektor berbicara tentang amanah.

Ia mengibaratkan amanah seperti bara api yang berada di tangan. Selama seseorang mampu menjaganya, amanah harus dipertahankan dengan penuh tanggung jawab. Namun, ketika tidak sanggup mengembannya, seseorang harus berani melepaskannya sebelum bara tersebut membakar dan melukai.

Bagi Bunda Rektor, amanah bukan sesuatu yang dapat dipermainkan. Penyelewengan terhadap kepercayaan bukan hanya bentuk pengkhianatan kepada sesama, tetapi juga kepada orang tua yang telah berjuang dan menaruh harapan, sekaligus kepada nilai-nilai agama yang mengajarkan kejujuran dan tanggung jawab.

Pesan itu tidak berhenti setelah sambutan selesai.

Usai pembukaan, Bunda Rektor justru turun mendekati mahasiswa baru. Ia menyapa dan berinteraksi langsung dengan Maliki Muda yang berada di tengah suasana PBAK.

Pertemuan singkat tersebut menghadirkan respons emosional dari sejumlah mahasiswa. Ada yang tampak haru, bahkan menangis ketika mendapat sapaan langsung dari Bunda Rektor.

Momen itu seolah mempertegas pesan yang sejak awal dibangun: bahwa kedatangan mahasiswa baru ke UIN Malang bukan semata-mata memasuki ruang akademik untuk mengejar gelar. Mereka juga memasuki sebuah lingkungan baru yang menempatkan pendidikan, karakter, relasi kemanusiaan, dan amanah sebagai bagian dari perjalanan.

Di hadapan ribuan Maliki Muda, Bunda Rektor menyambut mereka bukan sekadar sebagai mahasiswa baru, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sebuah keluarga yang diharapkan mampu mengantarkan mereka kembali kepada orang tua kelak, bukan hanya dengan gelar akademik, tetapi juga dengan kebanggaan, karakter, dan tanggung jawab yang telah tumbuh selama menjalani kehidupan di kampus.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman