Langsung ke konten
Minggu, 6 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Polres Magetan Raih 2 Prestasi, Jadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Pelayanan Publik Kategori Prima A

Polres Magetan meraih dua penghargaan nasional kategori WBK dan pelayanan prima A atas kinerja selama 2025.

Polres Magetan meraih penghargaan WBK dan Pelayanan Publik Kategori Prima (A) skala nasional./dok.HUM-DNY

Polres Magetan meraih penghargaan WBK dan Pelayanan Publik Kategori Prima (A) skala nasional./dok.HUM-DNY

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Polres Magetan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Prestasi ini karena keberhasilan dalam pembangunan Zona Integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakapolres Kompol Dodik Wibowo menerima langsung dua penghargaan tersebut.

Ia mewakili Kapolres AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., dalam kegiatan yang berlangsung di Malang, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Satresnarkoba Magetan Ungkap Kasus Narkoba, 11 Tersangka Diamankan dan Sita 1,63 Gram Sabu

Penghargaan pertama kepada Polres Magetan dari Polda Jawa Timur sebagai Unit Kerja Peraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) berdasarkan hasil Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Mandiri 2025.

Penghargaan kedua sebagai Unit Pelayanan Publik Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025 Kategori Pelayanan Prima (A).

Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Predikat WBK merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan satuan kerja dalam membangun Zona Integritas melalui upaya pencegahan korupsi, peningkatan akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan dan profesional.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel.

Menurutnya, semua personel telah bekerja keras dan berkomitmen dalam membangun pelayanan yang bersih, transparan, profesional, dan berorientasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh komitmen dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Raden Erik.

Iklan

“Dua penghargaan dari Kapolri ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” imbuhnya.

Dua Penghargaan sebagai Tanggung Jawab ke Depan

Menurut Erik, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat.

“Predikat WBK dan Pelayanan Prima kategori A ini bukanlah akhir, tetapi menjadi tantangan bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan setiap masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, humanis dan berkeadilan,” tutur Kapolres Erik.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar kami dapat terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” tegasnya.

Keberhasilan meraih dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi bukti konsistensi instansi.

Polres Magetan terus bertekad mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bebas dari korupsi, serta menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan dan kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang selama ini telah memberikan dukungan, termasuk jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Magetan.

Dengan meraih Predikat WBK dan Pelayanan Prima (A), Polres Magetan berkomitmen untuk terus mempertahankan budaya kerja yang berintegritas.

Polres Magetan juga berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel dan humanis, sebagai wujud nyata semangat Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat.(HUM/DNY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.