Langsung ke konten
Senin, 17 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Nasional

Peringatan HUT ke-81 RI, Warga Binaan Rutan Bangil Terima Remisi Umum

Peringatan HUT ke-81 RI, Warga Binaan Rutan Bangil Terima Remisi Umum

PASURUAN | JATIMSATUNEWS. COM : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil memberikan Remisi Umum (RU) kepada Warga Binaan. Prosesi penyerahan remisi secara simbolis dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, Bapak Rusdi Sutejo bertempat di Alun-Alun Bangil, Senin (17/08).

Sebanyak 51 Narapidana menerima Remisi Umum (RU), terdiri dari 45 Narapidana memperoleh pengurangan masa pidana sebagian (RU I), 6 Narapidana langsung dinyatakan bebas (RU II). Remisi Umum rutin diberikan setiap tanggal 17 Agustus.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan. “Pemberian remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga simbol apresiasi negara atas upaya perbaikan diri Warga Binaan. Ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan yang kami lakukan di Rutan,” ujarnya.

Selain berdampak pada motivasi Warga Binaan, pemberian remisi juga memberi manfaat positif pada pengelolaan Rutan. Dengan pengurangan masa pidana tersebut, negara berhasil menghemat anggaran makan Warga Binaan.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai semangat untuk bangkit dan memperbaiki diri. “Kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu merdeka dari kebiasaan buruk dan membangun diri menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga pemberian remisi ini menjadi dorongan bagi Warga Binaan untuk terus berbenah dan kembali ke masyarakat dengan semangat baru,” tutur Bupati.

Dengan adanya remisi ini, diharapkan Warga Binaan semakin termotivasi untuk berperilaku positif, menaati aturan, serta aktif dalam setiap program pembinaan yang diberikan, sehingga ketika bebas nanti mampu berkontribusi kembali di tengah masyarakat. (Mif)