Langsung ke konten
Minggu, 6 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Mahasiswa MMD UB Tingkatkan Kapasitas Generasi Muda Desa Sumberejo melalui Pelatihan Public Speaking dan Digitalisasi Potensi Desa

Dokumentasi Kegiatan Mahasiswa MMD UB Tingkatkan Kapasitas Generasi Muda Desa Sumberejo melalui Pelatihan Public Speaking dan Digitalisasi Potensi Desa

 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa MMD Universitas Brawijaya Kelompok 33 melaksanakan serangkaian program pemberdayaan bagi generasi muda di Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang melalui Pelatihan Public Speaking bagi siswa TPQ Raden Said serta Program Digitalisasi Potensi Desa bagi remaja IPPNU Desa Sumberejo. Program ini dilaksanakan oleh Anggi Almustaviany, Ferlita Salvina Putri, dan Nadyasheva Unzilla Anggraini sebagai upaya meningkatkan keterampilan komunikasi, literasi digital, serta rasa bangga terhadap potensi lokal desa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

 
Pelatihan Public Speaking yang dilaksanakan pada 9–31 Juli 2026 menyasar siswa TPQ Raden Said sebagai peserta utama. Melalui kegiatan ini, para peserta dibimbing untuk mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum, meningkatkan kemampuan vokal dan artikulasi, serta membangun kepercayaan diri sejak usia dini. Materi disampaikan dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan Game-Based Learning, seperti ice breaking, permainan tebak kata, dan berbagai aktivitas interaktif sehingga proses pembelajaran berlangsung menyenangkan sekaligus mendorong peserta lebih aktif dalam berkomunikasi.

Selain mengembangkan keterampilan berbicara, pelatihan public speaking juga mengangkat berbagai potensi lokal Desa Sumberejo sebagai materi praktik. Peserta diajak mengenal lebih dekat potensi agraris, profesi petani dan peternak, kekayaan kuliner, hingga destinasi wisata desa sebagai bentuk penanaman rasa bangga terhadap daerah asal. Dengan demikian, kemampuan komunikasi yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal bagi peserta dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.

Upaya pemberdayaan generasi muda kemudian dilanjutkan melalui Program Digitalisasi Potensi Desa yang dilaksanakan pada 23 dan 28 Juli 2026 di TPQ Raden Said dengan sasaran remaja IPPNU Desa Sumberejo. Pada pertemuan pertama, peserta mengikuti pre-test, memperoleh materi mengenai literasi digital, public speaking, copywriting, dan digital storytelling, kemudian mengerjakan post-test sebagai evaluasi pemahaman. Selanjutnya, pada pertemuan kedua peserta melaksanakan praktik penyusunan konsep, pengambilan gambar, hingga produksi video promosi potensi Desa Sumberejo melalui pendampingan langsung dari mahasiswa MMD.

 

Melalui kedua program tersebut, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya berupaya membangun kapasitas generasi muda Desa Sumberejo sesuai dengan karakteristik setiap kelompok sasaran. Siswa TPQ dibekali kemampuan komunikasi dan keberanian berekspresi sejak usia dini, sedangkan remaja IPPNU didorong untuk mengembangkan keterampilan literasi digital dan produksi konten sebagai media promosi potensi desa. Luaran berupa video promosi yang dihasilkan remaja IPPNU diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan pemerintah desa, sementara keterampilan public speaking yang dimiliki siswa TPQ diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang percaya diri, komunikatif, dan bangga terhadap potensi Desa Sumberejo.

Iklan

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya dilatih kemampuan bicaranya, tetapi juga dibentuk mental keberaniannya untuk menyampaikan ide dan cerita tentang daerahnya. Proses ini menjadi sarana belajar interaktif yang terbukti efektif mengikis rasa canggung anak-anak saat harus tampil dan berbicara di hadapan banyak orang.

 

Penulis : Kelompok 33 MMD UB 2026

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.