Langsung ke konten
Jumat, 14 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Daerah

KELOMPOK 30 MMD UB GELAR PROGRAM “SAJADAH DESA” : TANAM POHON PENGHIJAUAN DI DESA WONOMULYO

MMD UB 2026 Kelompok 30 Kelola Penghijauan Desa Lewat Program “Sajadah Desa”

MMD UB 2026 Kelompok 30 Kelola Penghijauan Desa Lewat Program “Sajadah Desa”

MMD UB 2026 Kelompok 30 Kelola Penghijauan Desa Lewat Program “Sajadah Desa”

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi masalah lahan gersang, Mahasiswa Membangun Desa Universitas Brawijaya (MMD UB) Kelompok 30 menggelar program kerja “Sajadah Desa” (Satu Jalan Desa Satu Pohon Untuk Alam yang Indah) di sepanjang jalur utama Dusun Robyong, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, pada Minggu (12/07/2026). Pelaksanaan program kerja ini berfokus pada gerakan penanaman pohon di sepanjang jalur utama desa. Inisiatif tersebut dirancang sebagai wujud kepedulian nyata mahasiswa terhadap kelestarian ekosistem dan keindahan lingkungan pedesaan. Konsep penataan pepohonan secara terstruktur menjadi pilar utama dalam merealisasikan program ini. Kehadiran program ini diharapkan mampu menciptakan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Saat kami melaksanakan survey ke desa, kami mendapati suatu permasalahan yang jarang disadari oleh masyarakat sekitar. Permasalahan tersebut ialah gersangnya di sepanjang jalan desa Wonomlyo khususnya di dusun Robyong. Dalam penanganan masalah gersangnya jalanan di desa Wonomulyo, kami menawarkan suatu kegiatan yang akan menanggulangi permasalahan tersebut. Disitulah kami mengadakan program kerja “Sajadah Desa”, dimana program ini bertujuan dalam menstabilkan perubahan iklim yang sering kali menjadi kendala belakangan ini. Bukan hanya itu saja, “Sajadah Desa” juga menawarkan sebuah nilai estetik dalam menghiasi jalanan di desa Wonomulyo khususnya di dusun Robyong.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok 30 MMD UB bekerja sama dengan UB Forestdimana kami mendapatkan bantuan bibit sebanyak 15. Jenis bibit yang ditanam sangat bervariasi, meliputi pohon pucuk merah, durian, salam, alpukat, pete, trembesi. Adanya bermacam-macam bibit diharapkan tidak hanya fokus kepada 1 manfaat saja. Seperti durian, pete, dan alpukat diharapkan masyarakat sekitar mendapat manfaat dari hasil tanaman tersebut. Contoh lainnya seperti pucuk merah dan trembesi yang meningkatkan nilai estetika dan sebagai peneduh.

Kegiatan ini mendapatkan penilaian atau komentar yang baik atau positif dari Kepala Dusun Robyong “Kegiatan ini sangat baik, dimana saya melihat masih banyak jalan yang membutuhkan tanaman untuk mengisi tanah yang gersang.” Ujar Pak Yuli selaku Kepala Dusun Robyong.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata Mahasiswa Membangun Desa Universitas Brawijaya 2026 guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) point 15, yaitu Desa Peduli Lingkungan Darat. SDGs 15 merupakan bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada perlindungan, pemulihan, dan penataan ekosistem daratan secara bijak. Melalui program “Sajadah Desa” ini, diharapkan dapat mendukung kestabilan lingkungan di desa Wonomulyo.

Penulis : Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 30