MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Usai semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Arema yang ke-39, jajaran personel Kodim 0833 Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bergerak cepat melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah titik strategis pusat kota, Selasa (11/8/2026). Langkah tanggap ini dilakukan guna mengembalikan kenyamanan dan kebersihan fasilitas publik.
Aksi gotong royong tersebut menyasar rute-rute utama yang sebelumnya dipadati massa, dengan fokus utama pada kawasan ikonik Alun-Alun Tugu Kota Malang hingga pelataran Stasiun Kota Baru Malang.
Sinergi antara personel TNI dan petugas DLH tampak solid di lapangan. Berbekal peralatan kebersihan yang memadai, mereka bahu-membahu menyisir ruas jalan, mengumpulkan sisa-sisa sampah, dan mengangkutnya menuju tempat pengelolaan sampah terdekat.
“Setelah kegiatan masyarakat dalam rangka HUT Arema ke-39, kami bersama DLH Kota Malang bergerak langsung melakukan pembersihan agar kawasan pusat kota kembali bersih dan nyaman. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan,” tegas Danramil Klojen, Kapten Inf Hariyanto, saat memimpin jalannya pembersihan di lokasi.
Kegiatan kolaboratif ini bukan sekadar rutinitas pembersihan pasca-acara, melainkan bentuk sinergi nyata antara Kodim 0833 dan Pemerintah Kota Malang dalam menjaga fasilitas publik. Di sisi lain, aksi ini sekaligus menjadi tamparan halus dan edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Sebagai jantung aktivitas warga, kebersihan kawasan Alun-Alun Tugu dan Stasiun Kota Baru sejatinya adalah tanggung jawab kolektif. Pihak Kodim 0833 menekankan bahwa menjaga estetika kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas kebersihan saja.
Melalui langkah nyata ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kesadaran masyarakat—terutama dalam kedisiplinan membuang sampah pada tempatnya—dapat terus tumbuh. Dengan begitu, Kota Malang akan senantiasa menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali oleh seluruh warganya.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.