Langsung ke konten
Rabu, 26 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Dukung Keberlanjutan Lingkungan, Mahasiswa KKN 43 UPNVJT Resmikan Rocket Stove Pertama di Desa Semenkidul

Dokumentasi Rocket Stove Pertama di Desa Semenkidul

BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 43 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur meresmikan rocket stove dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) pertama di Desa Semenkidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (10/8/2026). Kedua fasilitas tersebut dihadirkan sebagai upaya menjawab persoalan pengelolaan sampah yang sebelumnya belum memiliki fasilitas penampungan di Desa Semenkidul.

Peresmian dilaksanakan di atas tanah wakaf yang berlokasi di Dusun Kedungdowo RT 05 RW 02, Desa Semenkidul. Seluruh proses perancangan hingga pembangunan TPS dan rocket stove dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa KKN 43 sebagai bagian dari program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kehadiran TPS menjadi salah satu respons terhadap kondisi pengelolaan sampah di Desa Semenkidul. Sebelum adanya fasilitas tersebut, Desa Semenkidul belum memiliki TPS sehingga sampah harus dikirim ke desa terdekat untuk mendapatkan penanganan. Kondisi tersebut menjadi salah satu urgensi bagi mahasiswa KKN 43 untuk menghadirkan fasilitas penampungan sampah yang dapat digunakan di lingkungan desa.

Pembangunan TPS dilakukan bersamaan dengan pembuatan rocket stove yang ditempatkan tepat di sebelahnya. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengoptimalkan proses pembakaran sampah organik dengan menghasilkan asap yang lebih minim. Desain ruang pembakaran yang dibuat secara vertikal memungkinkan aliran udara berlangsung lebih optimal, sehingga menghasilkan suhu pembakaran yang tinggi dan mendukung proses pembakaran yang lebih efisien.

Dalam penerapannya di Desa Semenkidul, rocket stove ditujukan untuk pembakaran sampah organik. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam menangani sampah organik yang telah terkumpul di TPS.

Proses pembangunan kedua fasilitas berlangsung selama kurang lebih delapan hari. Mahasiswa KKN 43 terlibat langsung mulai dari perancangan hingga pengerjaan fisik rocket stove dan TPS. Desain rocket stove dirancang secara mandiri oleh mahasiswa dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan dan kondisi lokasi.

Dalam pembangunannya, rocket stove menggunakan semen dan hebel sebagai material utama. Sementara itu, masyarakat turut memberikan dukungan selama proses pengerjaan melalui bantuan alat-alat yang dibutuhkan mahasiswa.

Setelah pembangunan selesai, mahasiswa KKN 43 melakukan demonstrasi penggunaan rocket stove sebagai bagian dari rangkaian peresmian. Demonstrasi tersebut memperlihatkan cara kerja fasilitas dalam membantu proses pembakaran sampah organik sekaligus menjadi pengenalan terhadap alternatif pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan Desa Semenkidul.

Koordinator Desa KKN 43 UPN “Veteran” Jawa Timur, Muktafi Liamrillah Dihar, menyampaikan bahwa pembangunan TPS dan rocket stove merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan program yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan TPS dan rocket stove ini kami buat berdasarkan kebutuhan yang ada di Desa Semenkidul. Harapannya, fasilitas ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membantu pengelolaan sampah, khususnya sampah organik. Kami juga berharap fasilitas ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah masa KKN kami selesai,” ujar Muktafi, Koordinator Desa KKN 43 UPN “Veteran” Jawa Timur.

Selain menjadi fasilitas baru, pembangunan TPS dan rocket stove diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengelolaan sampah yang lebih tertata di Desa Semenkidul. Keberadaan TPS memberikan titik penampungan sampah di lingkungan desa, sementara rocket stove dapat dimanfaatkan untuk menangani sampah organik sesuai dengan peruntukannya.

Program tersebut kemudian turut dipaparkan kepada pemerintah Desa Semenkidul dalam rangkaian kegiatan penutupan KKN. Pemaparan dilakukan sebagai bagian dari penyampaian hasil program kerja sekaligus pengenalan terhadap fasilitas yang telah dibangun mahasiswa selama masa pengabdian.

Melalui pembangunan TPS dan rocket stove, KKN 43 tidak hanya berupaya meninggalkan hasil berupa infrastruktur, tetapi juga menghadirkan alternatif pengelolaan sampah yang dapat dilanjutkan setelah masa KKN berakhir. Kedua fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Semenkidul dalam membangun pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Kehadiran TPS dan rocket stove menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa KKN 43 dalam menjawab kebutuhan yang ditemukan di masyarakat. Dari persoalan mengenai pengelolaan sampah, lahir sebuah langkah untuk menghadirkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan di lingkungan Desa Semenkidul.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.