Langsung ke konten
Kamis, 27 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Pendidikan

Dongeng Islami dalam Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Sidolaju 01

Pendongeng Kak Qochan mengisi dongeng islami dalam semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SDN Sidolaju 01.

Keseruan dongeng Islami dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Sidolaju 01 bersama Kak Qochan./dok.QONY

Keseruan dongeng Islami dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Sidolaju 01 bersama Kak Qochan./dok.QONY

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: SDN Sidolaju 01, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan suasana penuh keceriaan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

Salah satu rangkaian acara yang paling menarik perhatian siswa adalah hadirnya pendongeng lokal, yang merupakan salah satu teman guru.

Dengan gaya bercerita yang komunikatif, diselingi humor dan interaksi bersama siswa, kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW berhasil membuat anak-anak antusias mengikuti acara hingga selesai.

Baca juga: Mahasiswa Peduli NTT: BEM, SEMA, dan Ormawa Galang Dana 3 Hari di Perempatan Kartonyono Ngawi

Maulid Nabi Muhammad Sarana Membentuk Karakter Siswa

Kepala SDN Sidolaju 01, Prihati, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter siswa.

“Kami berharap melalui kegiatan Maulid Nabi ini, anak-anak tidak hanya mengenal sosok Nabi Muhammad SAW, tetapi juga bisa meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prihati.

“Kami sengaja menghadirkan dongeng, agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan menyenangkan bagi anak-anak,” imbuhnya.

Ia mengaku ingin agar anak-anak juga mau belajar menulis, setelah sebelumnya terlibat percakapan santai dengan pendongeng lokal asal Widodaren, Kak Qochan.

Keceriaan semakin terlihat ketika para siswa diajak berinteraksi selama dongeng berlangsung.

Tawa dan antusiasme mereka menunjukkan bahwa pendekatan cerita mampu membuat pembelajaran nilai-nilai keislaman terasa lebih dekat dengan dunia anak.

Salah seorang siswa kelas 4, Artahta Prima Laili, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang sekali karena ceritanya lucu dan menarik. Saya jadi tahu lebih banyak tentang Nabi Muhammad SAW dan ingin mencontoh sifat baik beliau,” ungkap Artahta dengan mata yang berbinar.

Sementara itu, Nur Hidayati, S.Pd., guru kelas 4, yang merupakan teman dari Kak Qochan, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa.

“Anak-anak terlihat sangat menikmati dongengnya. Mereka lebih mudah fokus ketika materi disampaikan melalui cerita,” ungkap Nur.

“Harapannya, apa yang mereka dengar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bisa mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur istri dari jajaran NU-Care Ranting Sidolaju tersebut dengan tersenyum lembut.

Memperingati Maulid Nabi Tanam Nilai Religius dan Akhlak Mulia

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, SDN Sidolaju 01 berupaya menanamkan nilai religius dan akhlak mulia sejak dini.

Kegiatan yang dikemas dengan penuh keceriaan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa mengenalkan keteladanan Rasulullah kepada anak-anak dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, kreatif, dan menyenangkan.(QONY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.