Langsung ke konten
Minggu, 6 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Cegah Kekerasan dan Perundungan, KKN Kelompok 23 UPN “Veteran” Jawa Timur Edukasi Siswa SDN Kedungdoro V/310

Dokumentasi sosialisasi kekerasan dan anti-bullying KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Kelompok 23 bersama siswa SDN Kedungdoro V/310

 

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM : Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Kelompok 23 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menggelar
sosialisasi bertema kekerasan dan antibullying di SDN Kedungdoro
V/310 pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kedungdoro
ini diikuti sekitar 90 siswa kelas 5 SD dan bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran anak-anak usia sekolah dasar terhadap tindak kekerasan dan
perundungan.

Acara
dibuka dengan sambutan Koordinator Desa KKN Kelompok 23, Diaz Dwigata, yang
menyampaikan latar belakang dan tujuan diselenggarakannya program sosialisasi
tersebut. Sambutan dilanjutkan oleh Kepala SDN Kedungdoro V/310, Sjam Agustien,
yang menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi
perlindungan anak kepada para siswa. Rangkaian pembukaan ditutup dengan
penyerahan sertifikat sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Materi
inti sosialisasi disampaikan oleh Lisia Syaharani, salah satu anggota Tim KKN
Kelompok 23. Dalam pemaparannya, Lisia menjelaskan definisi kekerasan beserta
jenis-jenisnya, yaitu kekerasan seksual, kekerasan verbal, dan kekerasan fisik.
Ia juga memaparkan definisi perundungan (
bullying), yang terbagi menjadi
perundungan verbal dan nonverbal, serta membahas berbagai dampak yang dapat
ditimbulkan bagi korban
bullying, baik secara psikologis maupun sosial.

“Tetap
waspada dan berani lapor kepada orang tua ataupun guru apabila menjadi atau
melihat korban kekerasan dan perundungan,” pesan Lisia kepada siswa SDN
Kedungdoro V/310. Di akhir pemaparannya, Lisia menitipkan pesan kepada seluruh
siswa agar senantiasa waspada dan tidak takut untuk melapor jika mengalami atau
menyaksikan tindakan kekerasan maupun perundungan.

Iklan

Setelah
penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan menonton video drama bertema
bullying.
Tayangan tersebut menampilkan contoh tindakan perundungan yang dapat terjadi di
lingkungan sekitar. Para siswa mengikuti pemutaran video dengan tertib dan
memperhatikan tayangan hingga selesai.

Kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu
antibullying
bersama-sama. Para siswa terlihat antusias mengikuti nyanyian bersama mahasiswa
KKN. melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak para siswa untuk tidak
melakukan tindakan
bullying dan saling menghargai satu sama lain.

Sebagai
kegiatan terakhir, mahasiswa KKN bersama para siswa melakukan deklarasi
antibullying
dengan cap tangan pada banner menggunakan cat. Para siswa bergantian memberikan
cap tangan pada banner sebagai tanda dukungan terhadap gerakan
antibullying.
Kegiatan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian sosialisasi kekerasan dan
antibullying yang dilaksanakan di SDN Kedungdoro V/310. Acara
kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama mahasiswa KKN dan para siswa.


Penulis:
Alya Alfita Rossa, Rini Setyawati

Editor:
Lisia Syaharani Fatoni

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.