Langsung ke konten
Kamis, 27 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Babinsa Merjosari Gembleng Kedisiplinan Santri PP Al Umm Lewat Pelatihan PBB

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Para santri Pondok Pesantren (PP) Al Umm, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, digembleng materi kedisiplinan

Sertu Rohman, Babinsa Merjosari Koramil 0833-05/Lowokwaru, saat memberikan instruksi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada para santri Pondok Pesantren Al Umm dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS), Kamis (27/8/2026).

Sertu Rohman, Babinsa Merjosari Koramil 0833-05/Lowokwaru, saat memberikan instruksi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada para santri Pondok Pesantren Al Umm dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS), Kamis (27/8/2026). (Foto: Tim Babinsa, Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Para santri Pondok Pesantren (PP) Al Umm, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, digembleng materi kedisiplinan dan tata upacara oleh Babinsa Merjosari, Sertu Rohman, pada Kamis (27/8/2026). Pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) ini menjadi agenda esensial dalam rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS).

Fokus Pelatihan LDKS PP Al Umm:

  1. Materi Dasar PBB: Meliputi pembentukan sikap sempurna, tata cara penghormatan, pergerakan di tempat, hingga instruksi manuver gerakan berjalan.
  2. Pembekalan Tata Upacara: Mempersiapkan para santri agar mampu menjalankan peran sebagai petugas maupun peserta upacara dengan tertib dan penuh percaya diri.
  3. Pembentukan Karakter: Menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan regu, rasa saling menghargai, dan keberanian mengambil tanggung jawab sebagai fondasi dasar kepemimpinan.
  4. Pendekatan Interaktif: Instruksi dari Koramil 0833-05/Lowokwaru diberikan secara komunikatif, diselingi interaksi ringan agar materi terserap optimal namun tetap serius.

“Yang paling penting bukan sekadar benar melakukan gerakan, tapi bagaimana santri belajar disiplin, kompak, dan berani bertanggung jawab sebagai bekal kepemimpinan kelak,” tegas Sertu Rohman di sela-sela latihan.

Baca juga: Mahasiswa KKN Internasional UMM Bangun YALORA.HUB, Wadah Kreativitas Pemuda Yala Thailand

Baca juga: Keren! Mahasiswa Doktoral UMM Ciptakan Mesin Ekstraksi Mengkudu Canggih, Siap Dongkrak Ekonomi UMKM Herbal

Sinergi pembinaan antara TNI dan lembaga pendidikan pesantren ini digagas untuk mencetak generasi muda berkarakter tangguh, yang mampu menerapkan nilai disiplin baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat luas.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.