Langsung ke konten
Selasa, 25 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah Surabaya

Tegas! Senator Ning Lia Dukung Penuh Ulama BASSRA Madura Terkait Regulasi Pidana Khusus Pelaku LGBT

 

Senator DPD RI Jatim, Ning Lia, saat menyampaikan dukungannya terhadap aspirasi Ulama BASSRA Madura.

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal daerah pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi atas sikap tegas para ulama yang tergabung dalam Badan Silaturahim Ulama Pesantren Madura (BASSRA). Dukungan ini disuarakan menyusul desakan BASSRA kepada pemerintah untuk segera menerbitkan regulasi pidana khusus bagi para pelaku LGBT.

Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menilai, langkah para ulama tersebut merupakan bentuk perlindungan konkret terhadap moral bangsa.

“Saya sangat apresiatif dengan sikap tegas Ulama BASSRA agar pemerintah menerbitkan regulasi secara pidana bagi pelaku seksual sesama jenis. Karena ini adalah sebuah kejahatan moral,” terang Ning Lia dalam keterangan resminya kepada awak media, Sabtu (11/7/2026).

Menurut keponakan dari mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini, masa depan dan kelangsungan suatu bangsa sangat bergantung pada fondasi moral para pemudanya. Apabila moral anak bangsa dirusak oleh perilaku menyimpang, maka generasi penerus kepemimpinanlah yang akan menjadi korban utamanya.

Lebih lanjut, Ning Lia menegaskan bahwa perilaku seks menyimpang tidak bisa dianggap remeh dan pelakunya harus dijatuhi hukuman berat. Hal ini mengingat besarnya dampak negatif yang ditimbulkan, terutama bagi masyarakat umum yang tidak memiliki kelainan namun berpotensi menjadi korban.

“Ini sudah masuk kategori kejahatan besar atau kejahatan kemanusiaan. Oleh karena itu, hukumannya harus pidana maksimal, seperti pidana mati atau seumur hidup,” tegas senator yang dikenal ramah ini.

Sebagai wakil rakyat dari Jawa Timur, Ning Lia menilai keberanian ulama BASSRA patut diacungi jempol dan didukung penuh oleh semua elemen masyarakat. Ia pun berkomitmen kuat untuk mengawal aspirasi tersebut.

Sebagai wujud keseriusannya, Ning Lia berjanji akan membawa suara dan desakan dari para ulama pengasuh pondok pesantren di Madura ini langsung ke telinga pemerintah pusat agar segera mendapatkan tindak lanjut yang nyata.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.