SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Gelaran dzikir, sholawat, dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Sabtu (8/8/2026), menuai pujian. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai acara tersebut sukses menjadi magnet spiritual sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.
Acara akbar tersebut menghadirkan tokoh ulama terkemuka, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, yang memimpin ribuan masyarakat dalam lantunan sholawat yang khidmat.
Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang secara konsisten menghadirkan ruang publik untuk kegiatan yang positif dan inklusif.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang konsisten memberikan ruang bagi kegiatan positif seperti dzikir dan doa bersama yang melibatkan masyarakat luas. Ini adalah cara yang indah untuk mensyukuri 81 tahun perjalanan bangsa kita,” ujar Ning Lia.
Lebih lanjut, Ning Lia menyoroti sisi lain dari kemeriahan acara tersebut. Antusiasme ribuan Syekhermania (sebutan untuk pecinta Habib Syech) yang tumpah ruah di kawasan Grahadi secara langsung menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi para pedagang kecil dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Pecinta sholawat semuanya berkumpul. Dan ini bukan sekadar mengajak masyarakat berkumpul. Salah satu poin utama dari kegiatan-kegiatan Ibu Gubernur adalah selalu terbukanya ruang bagi para pelaku usaha kecil,” tegas Lia.
Dalam pantauannya, momentum berkumpulnya massa ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pedagang untuk menjajakan produk mereka, mulai dari minuman, makanan ringan, hingga gorengan.
“Mereka berjualan dan merasakan langsung faedah dari kebijakan Pemprov Jatim. Pendekatan seperti ini sangat penting. Pembangunan daerah tidak melulu soal infrastruktur makro, tetapi juga bagaimana menguatkan ekonomi masyarakat melalui aktivitas UMKM secara nyata,” imbuhnya.
Selain masyarakat umum, acara sholawat kebangsaan ini juga menjadi ajang silaturahmi para tokoh penting di Jawa Timur dan tokoh internasional. Terpantau hadir mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
- Lia Istifhama, Anggota DPD RI Jatim
- Hj. Lisdyarita, S.H., Plt. Bupati Ponorogo
- Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah
- Syeikh Prof. Dr. Mohammad Abdul Shomad Mehanna, Penasihat Imam Besar Al-Azhar (beserta jajaran ulama Mesir)
- Mohammad Ghofirin, Ketua BAZNAS Jatim terpilih (2026–2031)
- Dr. H. Sujak, M.Ag., Ketua PW DMI Jawa Timur
- Jajaran Kepala OPD Pemprov Jawa Timur.
Sebagai penutup, Ning Lia berharap agar pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan yang menyeimbangkan nilai spiritual, kohesi sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi percontohan di berbagai daerah di Jawa Timur.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.