Langsung ke konten
Selasa, 25 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Diidamkan Sejak Lama, Pembangunan Jembatan Wujudkan Harapan Warga Desa Bulu Lor

Diidamkan sejak lama, pembangunan jembatan dari program TMMD 129 Kodim Ponorogo kini mewujudkan harapan warga Desa Bulu Lor./dok.DNY

PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Bila selama ini warga Dukuh Ngipik Desa Bulu Lor dalam beraktivitas sehari-hari melintasi jembatan sesek (bambu), kini mereka bahagia dengan datangnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo.

Penyebabnya, beberapa sasaran fisik dari program TMMD 129 Desa Bulu Lor salah satunya yaitu pembangunan jembatan di lokasi yang selama ini diharapkan oleh warga Dukuh Ngipik untuk segera diperbaiki.

Berkat kerja sama Satgas TMMD 129 bersama masyarakat Desa Bulu Lor, saat ini proses pembangunan jembatan tersebut mulai terlihat hasilnya.

Progres ini sangat disambut dengan gembira oleh semua warga Dukuh Ngipik Desa Bulu Lor, salah satunya Pak Markun.

“Kalih Pak Lurah, niku ngeten, mugo-mugo oleh bangunan, ngoten (Sama Pak Lurah itu bilang begini, mudah-mudahan memperoleh bangunan),” ujar warga kelahiran 1954 tersebut pada Rabu (22/7).

Pembangunan jembatan dari program TMMD 129 Kodim Ponorogo di Desa Bulu Lor./dok.DNY

Markun mengaku puas dengan perwujudan salah satu harapan warga Desa Bulu Lor terhadap akses mobilitas warga berupa pembangunan jembatan ini.

“Kula mpun remen, pun marem niki, sekeco. Sak derenge dibangun, niki jembatane sesek (bambu), mugo mugo mbenjing saget rejo saget diwehne anak putu (Saya sudah senang, sudah bahagia ini, enak. Sebelum dibangun, ini jembatannya terbuat dari bambu, mudah-mudahan besok bisa ramai dan bisa diwariskan buat anak cucu),” harap Pak Markun dengan optimistis.(DNY)

Editor: YAN

Baca juga: Efisien, Sirtu Sisa Galian Fondasi Talud Dimanfaatkan untuk Ratakan Bahu Jalan

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.