Langsung ke konten
Sabtu, 15 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Artikel

Pemanfaatan Botol Bekas untuk Hidroponik Sistem Wick pada Lahan Terbatas di SDN Bluru Kidul 1 KKN-T 7 UPN “Veteran” Jawa Timur

 

Siswa SDN Bluru Kidul 1 KKN-T 7 UPN “Veteran” Jawa Timur 

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: hasiswa KKN-T UPN “Veteran” Jawa Timur kelompok 7 Bluru Kidul melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan hidroponik sistem wick yang dilakukan pada Selasa, 30 Juli 2024. Menargetkan siswa-siswi kelas 4 SDN Bluru Kidul 1 dengan tujuan menyadarkan bahwa daur ulang botol bekas dapat dimanfaatkan sebagai kreasi instalasi hidroponik yang menarik dan bermanfaat. Selain itu, hidroponik merupakan salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan lahan di daerah perkotaan. 

Hidroponik sendiri merupakan suatu teknologi penanaman tanpa menggunakan media tanah melainkan air dan nutrisi sebagai bahan utama dalam pertumbuhan tanaman. Metode ini dinilai lebih efektif untuk pertumbuhan tanaman karena penyerapan terjadi secara langsung tanpa perantara tanah. Teknik hidroponik terdapat beberapa macam salah satunya sistem “wick” atau sistem sumbu, sistem ini menghubungkan air ke tanaman dengan sumbu sehingga penyerapan nutrisi optimal. Sistem ini cukup sederhana untuk diterapkan dan pemeliharaannya yang mudah.

Kegiatan sosialisasi hidroponik diawali dengan penyampaian materi meliputi pengertian, keunggulan serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan hidroponik sistem wick. Praktik merakit instalasi hidroponik dengan alat dan bahan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN serta melakukan pendampingan pada setiap kelompok. Hasil tanaman pakcoy hidroponik kreasi siswa-siswi SDN digantungkan pada bagian pagar SD untuk menambah estetika. Selain itu, mahasiswa KKN melakukan monitoring pada Senin, 05 Agustus 2024 untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik.

Ibu Amalia Rahmawati, S. Pd., M. Pd selaku kepala sekolah SDN Bluru Kidul 1 dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Menanam dengan teknik hidroponik merupakan sebuah kesempatan belajar hal baru. Kedepannya diharapkan kegiatan ini bisa dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan serta bisa dipraktikkan secara mandiri di rumah masing-masing”. Antusias dari siswa-siswi SDN 1 Bluru Kidul terlihat dari semangat mereka dalam menjawab pertanyaan setelah penyampaian materi.