Harusnya bulan Mei, Juni dan Juli adalah peak season atau panen raya bagi dunia perhotelan. Saatnya mendulang uang dari tingkat hunian yang tinggi dengan harga normal.
Tepatnya Rp.182.000. Sebuah harga yang sangat rendah. Turun sekitar 30 persen dari harga biasa yakni Rp. 260.000 non breakfast. Untuk kelas yang paling murah. Superior.
Fasilitas 2 bed up and down, televisi, welcome drink, minuman di kamar, electric kettle, toilet hot and cool water dan peralatan mandi serta satu ini yang membedakam dari hotel lain, yakni sendalnya. Model sendal jepit bertulis Kapal Garden.
Bonus lain, untuk seluruh tamu diberi fasilitas free masuk Taman Wisata seharga Rp. 30.000. Jadi misal satu kamar diisi 4 orang maka dia dapat gratisan tiket senilai Rp. 120.000. Total akumulasi dikurangi tiket tersebut pemesan hanya membayar Rp. 62.000.
“Murah Banget,” tutur Novie, Novelis asal Surabaya yang kemarin Kamis, 27/5/2021 menesan hotel untuk dirinya bersama keluarga berjumlah 4 oang. 2 Dewasa, 2 anak-anak.
“Layanan terus kami tingkatkan, membangkitkan minat masyarakat untuk menghabiskan waktu di hotel saat pandemi, kami terus menggeber dengan promo dan inovasi fasilitas. Salah satunya ya menurunkan harga sewa kamar ini,” jelas Teguh. Lelaki muda 34 tahun yang juga dosen Bahasa Inggris di FKIP UMM, Universitas Muhammadiyah Malang.
Buka 24 jam untuk reservasi hotel, lebih lanjut Teguh menjelaskan bahwa harga murah tersebut hanya bisa didapatkan dengan pesan langsung.
“Meskipun tingkat hunian kami pernah mencapai 100 persen, harga promo tetap kami berikan,” jelas Teguh memastikan.









Komentar Pembaca
Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.