PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini menyatakan kesiapannya menghadiri Festival Tempe. Perhelatan yang akan digelar di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, pada 5 November 2026 mendatang.
Tak sekadar hadir, ia juga berencana memborong produk tempe hasil produksi pengrajin setempat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Komitmen tersebut disampaikan Muhammad Zaini saat menerima audiensi rombongan perwakilan UMKM Kampung Tempe di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (12/10/2026).
Baca juga: Hadir Pekan Raya Pasuruan, Wakil Ketua DPRD Muhammad Zaini Borong Produk UMKM KOMPPAK
Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Festival Tempe dukungan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Sebuah event yang bakal melibatkan 1000 siswa Purwodadi ikut makan tempe. Juga memberi kesempatan sekolah sekolah berlomba membuat olahan tempe.
Dalam audiensi itu, Irfan ketua panitia sekaligus pemilik Omah Edukasi Tempe memaparkan konsep dan rencana pelaksanaan. Festival dijadwalkan berlangsung di area Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih desa Parerejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.
Irfan menjelaskan, Festival Tempe tidak hanya menjadi ajang perayaan produk khas lokal, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pengrajin dan pelaku UMKM di Desa Parerejo.
“Kami berharap Festival Tempe ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, DPRD, maupun masyarakat. Kami ingin produk tempe Parerejo semakin dikenal luas, sehingga para pengrajin dan pelaku UMKM bisa berkembang serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Irfan.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar festival tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini diharapkan mampu mempertemukan pengrajin dengan konsumen serta membuka peluang kerja sama pemasaran.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini menyambut positif rencana penyelenggaraan Festival Tempe tersebut. Ia menyatakan kesediaannya untuk hadir sekaligus membeli produk-produk yang dipamerkan para pengrajin sebagai bentuk dukungan terhadap usaha lokal.
Sebagai komitmen Muhammad Zaini langsung memberikan uang tunai sebagai pre order kepada 100 perajin tempe yang akan menjual dagangannya pada festival tersebut.
“Saya mendukung UMKM agar terus berkembang. Pelaku UMKM harus kita beri ruang untuk maju, produknya kita bantu kenalkan, dan kalau ada kesempatan, kita juga harus membeli produk mereka. Ini saya beri DP untuk 100 pembuat tempe. Insyaallah, saya siap hadir di Festival Tempe Parerejo dan memborong lagi produk UMKM terutama tempe yang dipamerkan,” ungkap Muhammad Zaini.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Dukungan tidak cukup hanya berupa dorongan dan kebijakan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membeli dan menggunakan produk yang dihasilkan pelaku usaha lokal.
Muhammad Zaini mengaku memahami tantangan yang dihadapi pelaku UMKM karena pernah memiliki produk usaha sendiri. Pengalaman tersebut memberinya gambaran mengenai perjuangan mempertahankan produksi, memperluas pemasaran, serta menghadapi persaingan pasar.
Karena itu, ia berharap Festival Tempe Parerejo dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan diri para pengrajin sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.
Muhammad Zaini berharap Festival Tempe Parerejo menjadi ruang promosi sekaligus sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan dukungan yang berkelanjutan, produk tempe dan olahannya diharapkan semakin dikenal serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.




Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.