Langsung ke konten
Selasa, 13 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Gilas Pesaing Se-Jawa-Bali, Siswa SMAN 6 Kota Malang Sabet Medali Silver Kejuaraan Barongsai

Di tengah sengitnya persaingan ketat tersebut, SMAN 6 Kota Malang kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui aksi ciamik siswanya.

Adika Galih Da Costa, siswa SMAN 6 Kota Malang, berpose bangga dengan medali silver usai berlaga di Kejuaraan Barongsai Piala Wali Kota Kediri Cup 2026.

Adika Galih Da Costa, siswa SMAN 6 Kota Malang, berpose bangga dengan medali silver usai berlaga di Kejuaraan Barongsai Piala Wali Kota Kediri Cup 2026. (Foto: Humas SMAN 6 Kota Malang)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sorak sorai penonton dan hentakan musik tradisional bergemuruh di GOR Jayabaya, Kediri, pada 3–4 Oktober 2026 lalu. Gelaran bergengsi Kejuaraan Barongsai dan Naga Event Piala Wali Kota Kediri Cup 2026 sukses menyedot perhatian publik dengan mempertemukan puluhan atlet berbakat dari berbagai daerah di kawasan Jawa dan Bali. Di tengah sengitnya persaingan ketat tersebut, SMAN 6 Kota Malang kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui aksi ciamik siswanya.

Adika Galih Da Costa, siswa kelas XII-3 SMAN 6 Kota Malang, sukses mengharumkan nama sekolah setelah berhasil meraih Medali Silver pada kategori Barongsai Taolu Bebas Tingkat Se-Jawa-Bali.

Tampil Memukau di Kategori Taolu Bebas Se-Jawa-Bali

Kategori Taolu Bebas dikenal sebagai salah satu nomor perlombaan yang sangat menantang karena menuntut penguasaan teknik tinggi, ketepatan gerakan, kelincahan, kreativitas, serta harmoni dalam menampilkan rangkaian jurus barongsai secara optimal di arena.

Baca juga: Peringati Hari Kesaktian Pancasila, SMAN 6 Kota Malang Tekankan Pengamalan Nilai Pancasila

Baca juga: Selaraskan Visi dan Misi, SMAN 6 Kota Malang Perkuat Arah Pengembangan Sekolah

Iklan

Galih mengaku bahwa hasil gemilang ini tidak diperoleh dengan instan, melainkan melalui proses latihan panjang, disiplin tinggi, serta kesiapan mental yang matang sebelum turun bertanding. Berkat penampilan maksimalnya di hadapan para juri dan penonton, ia berhasil mengamankan posisi kedua dan membawa pulang medali silver.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan medali silver di kejuaraan ini. Hasil ini menjadi pengalaman dan motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memperbaiki penampilan di kompetisi berikutnya,” ujar Galih mengungkapkan rasa syukurnya.

Bukti Konsistensi Prestasi Non-Akademik SMAN 6 Kota Malang

Keberhasilan luar biasa ini sekaligus memperkaya deretan prestasi non-akademik yang ditorehkan oleh peserta didik SMAN 6 Kota Malang. Olahraga seni barongsai tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik dan teknik semata, melainkan juga menuntut kedisiplinan, keberanian mental, serta konsistensi yang kuat dalam menghadapi tekanan kompetisi.

Capaian gemilang Galih di kancah regional Se-Jawa-Bali ini membuktikan bahwa potensi besar seorang siswa dapat berkembang secara optimal apabila disalurkan melalui ruang-ruang positif yang tepat. Prestasi terbukti mampu lahir dari mana saja, termasuk dari ketekunan mengasah minat di luar ruang kelas.

Pihak SMAN 6 Kota Malang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Sekolah berkomitmen untuk terus konsisten memberikan wadah serta dukungan penuh bagi seluruh peserta didik dalam mengembangkan bakat dan potensinya masing-masing. Keberhasilan Galih diharapkan mampu menginspirasi siswa lain agar tidak pernah ragu untuk berproses, berkomitmen, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.