Langsung ke konten
Selasa, 6 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

PW IPPNU Jawa Timur Audiensi dengan BAZNAS Jatim, Dorong Kolaborasi Program Pemberdayaan Pelajar

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Badan

Jajaran pengurus PW IPPNU Jawa Timur berfoto bersama para pimpinan BAZNAS Jatim seusai audiensi kolaborasi program pemberdayaan pelajar di Kantor BAZNAS Jawa Timur.

Jajaran pengurus PW IPPNU Jawa Timur berfoto bersama para pimpinan BAZNAS Jatim seusai audiensi kolaborasi program pemberdayaan pelajar di Kantor BAZNAS Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur di Kantor BAZNAS Jatim, Selasa (6/10).

Rombongan PW IPPNU Jawa Timur diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin, bersama Wakil Ketua III Amirotul Mukminah, Wakil Ketua II Afif Amrullah, dan Wakil Ketua IV Syarif Hidayatullah.

Dalam audiensi tersebut, Ketua PW IPPNU Jawa Timur Aprilia menyampaikan harapan agar silaturahmi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara PW IPPNU Jawa Timur dan BAZNAS Jatim, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan potensi pelajar, dan pemberdayaan kader.

Baca juga: Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan GreenLoop MaggoCompost

Baca juga: Dari Jawa Timur ke Korea Selatan: UNESA dan UNHASY Buka Jalan Kolaborasi Akademik Internasional

Potensi Basis Jaringan untuk Solusi Kendala Pendidikan Pelajar

Suasana pertemuan audiensi dan dialog antara delegasi PW IPPNU Jawa Timur dengan jajaran pimpinan BAZNAS Jawa Timur terkait dukungan pendidikan dan literasi zakat.
Suasana pertemuan audiensi dan dialog antara delegasi PW IPPNU Jawa Timur dengan jajaran pimpinan BAZNAS Jawa Timur terkait dukungan pendidikan dan literasi zakat. (Foto: Istimewa)

Aprilia menjelaskan bahwa IPPNU memiliki basis kader yang tersebar luas di Jawa Timur. Jaringan tersebut mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK).

Menurutnya, luasnya jaringan tersebut menjadi potensi besar untuk mengidentifikasi dan mendampingi pelajar yang memiliki kemampuan serta potensi, tetapi menghadapi kendala ekonomi.

“Kadang ada kader yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” ujar Aprilia.

Iklan

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian PW IPPNU Jawa Timur. IPPNU berharap sinergi dengan BAZNAS Jatim dapat membuka akses yang lebih luas bagi kader pelajar untuk memperoleh dukungan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selaras dengan Nawa Pradana dan Penguatan Program Jatim Cerdas

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa arah kolaborasi tersebut memiliki kesesuaian dengan sembilan Nawa Pradana BAZNAS Jatim.

“Kami dengan sembilan Nawa Pradana sangat cocok jika Rekanita PW IPPNU Jawa Timur turut mengawal Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ, Gerakan Manasik Zakat,” ungkap Ghofirin.

Ghofirin menilai jaringan IPPNU yang tersebar hingga tingkat ranting dan komisariat dapat menjadi kekuatan dalam memperluas edukasi serta literasi zakat di kalangan pelajar. Kolaborasi juga dapat diarahkan untuk mendukung pelajar yang memiliki potensi akademik maupun keterampilan, tetapi membutuhkan dukungan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan.

Perkuat Literasi Zakat dan Pemberdayaan Berkelanjutan

Audiensi ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara BAZNAS Jatim dan PW IPPNU Jawa Timur. Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada penguatan pendidikan, literasi zakat, pengembangan potensi kader, serta pemberdayaan pelajar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.