YOGYAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Malam ramah tamah menjadi pembuka rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpimpinan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia.
Rakernas berlangsung selama Senin–Rabu (5–7/10/2026), dan diikuti 141 peserta dari 46 PTKIN se-Indonesia.
Sorotan
Baca juga: SPECTRUM 2026: Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang Raih Juara 1 Lomba Esai Hukum
Rakernas Forum Dekan FSH PTKIN 2026
Dekanat Fakultas Syariah UIN Malang Hadir
Para peserta terdiri atas dekan, wakil dekan, ketua program studi, dan sekretaris program studi dari berbagai Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN.
Dari Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, hadir Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag.
Wakil Dekan I Prof. Dr. Sudirman, M.A., Wakil Dekan III Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H.
Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Dr. Dwi Hidayatul Firdaus, M.Si., Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Dr. Musleh Herry, M.Hum., serta Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam Dr. Hj. Erik Sabti Rahmawati, M.Ag.
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Ali Sodiqin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang mengikuti Rakernas tahun ini.
“Forum Dekan tahun ini menjadi salah satu pertemuan dengan jumlah peserta terbanyak. Kehadiran 141 peserta dari 46 PTKIN menunjukkan semangat bersama untuk memajukan pendidikan tinggi hukum dan syariah di Indonesia,” ujarnya.
Ketua Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia, Prof. Dr. Maksun, menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah menyiapkan forum tersebut.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan pentingnya forum dekan sebagai ruang bersama untuk membahas arah pengembangan Fakultas Syariah dan Hukum.
Pembahasan Rakernas
Rakernas kali ini membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan akreditasi melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan Keagamaan Islam (LAMGAMA).
Kemudian, pengembangan kelembagaan, serta peluang pembukaan Program Studi Ilmu Hukum di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk merumuskan arah pengembangan Fakultas Syariah dan Hukum ke depan, termasuk pembahasan LAMGAMA dan pembukaan Program Studi Ilmu Hukum,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., menegaskan pentingnya Forum Dekan sebagai wadah membangun sinergi dan inovasi dalam pengembangan fakultas.
Menurutnya, Fakultas Syariah dan Hukum perlu terus melakukan rekonstruksi dan penguatan program akademik agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia pendidikan tinggi.
Selain agenda Rakernas, rangkaian kegiatan juga diisi Seminar Nasional Forum Dekan dengan tema “Reorientasi Keilmuan Hukum Islam dan Tantangan Globalisasi”.
Seminar menghadirkan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie; serta mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. Amin Abdullah, M.A.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Forum Dekan yang menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., Direktur Eksekutif LAMGAMA Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A., serta perwakilan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).
Berbagai agenda tersebut menjadi ruang bagi para pimpinan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring kelembagaan, serta merumuskan langkah strategis menghadapi perkembangan pendidikan tinggi hukum dan syariah.
Harapan Forum dan Malam Ramah Tamah

Rakernas Forum Dekan FSH PTKIN se-Indonesia diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan kelembagaan, pengembangan keilmuan, peningkatan mutu akademik, serta penguatan pendidikan hukum dan syariah di lingkungan PTKIN.
Rangkaian malam ramah tamah kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh pimpinan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.
Momen tersebut menjadi penanda kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan pendidikan hukum dan syariah di Indonesia.(MFT)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.