Langsung ke konten
Sabtu, 19 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Gelar BTI Kolaboratif Pertama, UMM dan Puspresnas Latih Peserta OSN 2026 Bedah Masalah Nyata Jadi Solusi

Untuk kali pertama, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar Bina Talenta Indonesia (BTI) Kolaboratif

Peserta OSN Dikmen 2026 menyimak penjelasan teknis pengoperasian turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) UMM saat observasi lapangan dalam rangkaian kegiatan Bina Talenta Indonesia (BTI) Kolaboratif UMM-Puspresnas di Malang.

Peserta OSN Dikmen 2026 menyimak penjelasan teknis pengoperasian turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) UMM saat observasi lapangan dalam rangkaian kegiatan Bina Talenta Indonesia (BTI) Kolaboratif UMM-Puspresnas di Malang.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana kompetisi sains nasional kini tampil dengan warna baru yang sarat kolaborasi aplikatif. Untuk kali pertama, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar Bina Talenta Indonesia (BTI) Kolaboratif bagi para finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) Dikmen 2026 di Kampus Putih UMM pada Jumat (18/9/2026).

Melalui agenda ini, ratusan pelajar berprestasi dari Sabang sampai Merauke dipertemukan secara lintas disiplin ilmu guna mengasah kepekaan sosial dan memecahkan persoalan riil di lapangan.

Ketua Pelaksana BTI Kolaboratif, Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang untuk mendobrak sekat rivalitas individual menjadi ruang sinergi antarsains. Dyah menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya digembleng melalui Team Games Building dan Creative Problem Solving Competition, tetapi juga diajak terjun langsung mengamati ekosistem kampus dan masyarakat sebelum adu gagasan dalam ajang Battle of Idea.

Baca juga: Mengukir Prestasi, Mahasiswi PAI FITK UIN Malang Faizah Salsabila Said Raih Juara 3 Announcer Competition Festival Retorika 2026

Baca juga: Wartawan Jatimsatunews Dinyatakan Kompeten di UKW Jenjang Muda 2026

“BTI itu Bina Talenta Indonesia Kolaboratif. Kolaborasinya dengan OSN dan kolaborasi antarbidang. Setelah Creative Problem Solving, mereka ke masyarakat. Kemudian Battle of Idea, yang di-battle-kan adalah presentasi poster yang sudah mereka buat saat ke lapangan,” jelas Dyah saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Iklan

Lebih lanjut, Dyah menegaskan bahwa BTI disisipkan di sela jadwal OSN bukan sekadar menjadi agenda selingan atau hiburan, melainkan instrumen esensial dalam membentuk karakter dan kecakapan hidup generasi emas Indonesia. Pihaknya berupaya menanamkan kecakapan abad ke-21 atau 6C, yakni kreativitas, kolaborasi, berpikir kritis, komunikasi, kewarganegaraan, dan pembentukan karakter kuat, agar kecemerlangan akademik peserta diimbangi dengan kepekaan empati.

Pengalaman berharga tersebut diamini langsung oleh salah satu peserta asal MAN Insan Cendekia Serpong, M. Nizam Mulkiakbar. Nizam menuturkan bahwa berdiskusi intensif dengan rekan-rekan dari cabang lomba sains yang berbeda membuka cakrawala berpikir baru, terutama saat mereka harus merumuskan satu rekomendasi solusi yang utuh melalui media poster presentasi.

Dalam observasi lapangannya, para finalis membedah langsung implementasi riset teknologi terapan milik UMM, seperti instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) hingga kawasan Edupark.

Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi pijakan nyata bagi para saintis muda Nusantara untuk mentransformasikan teori-teori ilmiah di atas kertas menjadi solusi aplikatif yang berdampak luas bagi kemaslahatan masyarakat.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.