Sorotan
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pagar Nusa Kabupaten Malang menunjukkan konsistensi prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 Road to POPDA.
Kejuaraan ini digelar IPSI Kabupaten Malang di GOR Kanjuruhan, pada 5–6 September 2026.
Ajang tersebut memperebutkan Piala Bupati Malang sekaligus menjadi bagian dari seleksi dan pemantauan atlet Kabupaten Malang menuju POPDA 2026.
Pagar Nusa Kabupaten Malang Juara Umum II
Pagar Nusa meraih Juara Umum II kategori Usia Dini dengan sembilan emas, lima perak, dan sembilan perunggu.
Pada kategori Pra Remaja, Pagar Nusa kembali meraih Juara Umum II dengan empat emas, tiga perak, dan lima perunggu.
Sementara kategori Dewasa menempatkan Pagar Nusa sebagai Juara Umum III, dengan tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.
Ofisial Pagar Nusa Sumawe (Sumber Kanjeng Wetan), Rifki Febrian, mengatakan fokus utama kontingen sebenarnya diarahkan pada kategori Remaja dan Dewasa karena berkaitan dengan kelanjutan pembinaan menuju POPDA dan pemantauan Puslatkab.
“Untuk kategori Usia Dini dan Pra Remaja, sejak awal kami tidak menargetkan juara umum karena sekitar 70 persen atlet masih baru turun dalam pertandingan,” kata Rifki, Senin (7/9).
“Namun di lapangan hasilnya berkata lain. Atlet-atlet kami ternyata masih mampu mendominasi dan meraih juara,” imbuhnya.
Pelatih Pagar Nusa Kabupaten Malang, Krisna Aldi, berharap prestasi para atlet Remaja dan Dewasa menjadi pertimbangan IPSI Kabupaten Malang dalam proses pemantauan atlet untuk kejuaraan tingkat Jawa Timur.
“Kami berharap atlet-atlet Remaja dan Dewasa yang mendapat juara bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan panggilan atau kesempatan mewakili Kabupaten Malang pada event-event Jawa Timur, seperti Kejurprov, Porprov, dan lainnya,” ujar Krisna.

Dua Atlet Jadi Pesilat Terbaik Kategori Remaja
Selain prestasi kontingen, dua pesilat Pagar Nusa PAC Poncokusumo dinobatkan sebagai pesilat terbaik kategori Remaja.
Keduanya yakni M. Farhan Khoirulloh dari MA Al-Ittihad Belung sebagai Pesilat Terbaik Remaja Putra dan Aisyah Alya Umah dari SMK Nusa Poncokusumo sebagai Pesilat Terbaik Remaja Putri.
Ofisial Pagar Nusa PAC Poncokusumo, Gus Khobir, bersyukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan dua pesilat terbaik di ajang tersebut. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus melakukan pembinaan,” katanya.
Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam, mengatakan prestasi seorang pesilat tidak terlepas dari peran guru, doa, dan keberkahan para kiai.
“Kalau kita punya kelebihan, baik juara maupun kemampuan lainnya, ketahuilah bahwa sekitar 80 persen itu berasal dari guru-guru kita serta barokah dari para kiai dan muassis Nahdlatul Ulama. Selebihnya adalah usaha dan ikhtiar kita,” tuturnya.
Menurut Saiful, Pagar Nusa lahir dari doa dan keberkahan para muassis serta kiai Nahdlatul Ulama. Karena itu, prestasi di gelanggang diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan penghormatan kepada guru.
Bupati Cup 2026 pun menjadi momentum bagi Pagar Nusa untuk mengevaluasi hasil pembinaan sekaligus menyiapkan regenerasi atlet yang berpotensi membawa nama Kabupaten Malang pada kompetisi yang lebih tinggi.(ROF)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.