Langsung ke konten
Sabtu, 5 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

OSN 2026 UMM: Puspresnas Dorong Talenta Sains Kuasai AI Tembus Kancah Global

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang melesat teramat cepat, pemerintah melalui Pusat Prestasi Nasional

Momen kebersamaan jajaran perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usai melangsungkan koordinasi persiapan perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 di ruangan sidang kampus

Momen kebersamaan jajaran perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usai melangsungkan koordinasi persiapan perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 di ruangan sidang kampus (Foto: Humas UMM)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang melesat teramat cepat, pemerintah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) terus berupaya menyesuaikan strategi pembinaan talenta sains di Indonesia. Langkah nyata ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang kembali mempercayakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah pada 14 hingga 20 September 2026 mendatang.

Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa pesatnya kemajuan teknologi menuntut adanya penyesuaian dalam membina talenta masa depan. Menurut Maria, ajang OSN kini bukan semata-mata panggung untuk mencari siswa dengan nilai akademik tertinggi, melainkan juga wadah strategis untuk membangun kompetensi yang selaras dengan tantangan perubahan zaman. “Memang kita tidak memungkiri perkembangan teknologi ini semakin cepat, bahkan lebih cepat dari perkembangan berbagai bidang ilmu lainnya,” tegasnya.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Maria menyatakan bahwa pemerintah secara konsisten mendorong penguatan pembelajaran AI bagi tenaga pendidik maupun para pelajar. Pada kompetisi tahun ini, penguasaan teknologi telah diintegrasikan secara langsung ke dalam OSN melalui ekshibisi kecerdasan artifisial yang kini resmi memasuki tahun pelaksanaannya yang kedua. Ia juga memaparkan bahwa OSN diarahkan sebagai jalur pembinaan talenta agar kelak mampu bersaing di panggung dunia. “Harapan pertama, dari OSN tingkat nasional ini kita ingin hasilnya benar-benar menghasilkan calon-calon delegasi Indonesia di ajang internasional yang kompetitif,” ujarnya menjabarkan target kementerian.

Baca juga: Faizah Salsabila Said, Mahasiswi FITK UIN Malang Raih Juara 3 Kategori Podcast Audio di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Iklan

Baca juga: MMD UB Jogorogo-Brubuh Makin Solid: Pengabdian Kolaboratif Universitas Brawijaya melalui Dosen Pembimbing Lapang, Alumni, Pemerintah Desa, dan Warga

Terkait penunjukan kembali UMM sebagai lokasi penyelenggaraan bagi sekitar 600 siswa SMA terpilih dari total 946 ribu peserta ekosistem seleksi, Maria menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi ketat dari proposal yang diajukan oleh kurang dari lima perguruan tinggi. Ia mengungkapkan bahwa UMM menunjukkan dedikasi yang luar biasa pada tahun sebelumnya. “Tahun lalu UMM sangat mendukung, sangat proaktif, dan sangat serius ketika berkolaborasi menyelenggarakan OSN,” puji Kepala Puspresnas tersebut. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa para juri yang terdiri dari kalangan dosen, profesor, hingga juri internasional turut memberikan evaluasi positif dan menilai pelaksanaan OSN di kampus tersebut sebagai yang terbaik sejauh ini.

Tidak hanya berfokus pada adaptasi teknologi, OSN 2026 juga membawa terobosan baru bernama Bina Talenta Indonesia Kolaboratif. Melalui inovasi program ini, peserta yang berasal dari beragam daerah, sekolah, dan disiplin ilmu akan dipertemukan untuk mengasah kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, serta kolaborasi pasca-menyelesaikan tes kompetisi. Dengan pendekatan menyeluruh ini, Puspresnas berharap OSN 2026 tidak sekadar mencari juara, tetapi bertransformasi menjadi ruang pembinaan komprehensif yang memadukan karakter, penguasaan teknologi, dan kesiapan kompetisi global bagi generasi muda Indonesia.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.