LAMONGAN | JATIMSATUNEWS.COM: Tim PPK Ormawa BEM Unesa 2026 menggelar pengenalan dan praktik langsung Mesin Pengolah 2 in 1 dalam program TEKNO MARITIM – SUMBER BAHARI di halaman Rumah Pintar Cendekia Desa Labuhan, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan diikuti petambak, nelayan, pelaku UMKM, serta pemuda-pemudi Desa Labuhan dengan materi yang mencakup fungsi mesin, pengoperasian, keselamatan kerja, hingga pemeliharaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melihat adanya potensi ikan rucah dan bahan mangrove di Desa Labuhan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Mesin Pengolah 2 in 1 menjadi salah satu teknologi tepat guna yang diperkenalkan untuk membantu proses penghalusan kedua jenis bahan tersebut. Dalam panduan program, mesin dirancang untuk mendukung pengolahan ikan rucah sebagai bahan dasar tepung ikan serta pengolahan bahan mangrove untuk proses lanjutan.
Muhammad Syauqi Nasrulloh menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia memperkenalkan bagian-bagian mesin serta menjelaskan alur kerja dari pemasukan bahan melalui hopper hingga hasil keluar melalui saluran output. “Mesin ini bukan hanya soal bagaimana bahan bisa menjadi lebih halus, tetapi bagaimana teknologi dapat membantu masyarakat Desa Labuhan memanfaatkan potensi lokal menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Muhammad Syauqi Nasrulloh.
Peserta kemudian mengikuti praktik langsung menggunakan mesin. Mereka mempelajari tahapan pemeriksaan sebelum mesin dioperasikan, cara memasukkan bahan secara bertahap, pemantauan proses penggilingan, hingga prosedur menghentikan mesin. Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Operator tidak diperbolehkan memasukkan tangan ke dalam hopper dan harus memastikan bagian-bagian mesin yang berputar terlindungi. Kegiatan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan Mesin Pengolah 2 in 1. Peserta mengenal fungsi mesin sekaligus memahami prosedur pengoperasian, keselamatan, dan perawatan.
Panduan juga menekankan pentingnya membersihkan hopper, ruang penggilingan, saringan, serta saluran output setelah penggunaan. Pemeriksaan berkala diperlukan untuk menjaga kondisi komponen mesin.
Melalui kegiatan ini, Mesin Pengolah 2 in 1 diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Labuhan untuk membantu pengolahan ikan rucah dan bahan mangrove secara berkelanjutan. Pengenalan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya Tim PPK Ormawa BEM Unesa 2026 dalam mendukung pemanfaatan potensi lokal melalui teknologi tepat guna. Masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada mesin, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dalam mengoperasikan dan merawatnya.
By. Binti Aminatul Hidayah
Instagram: @ppko_sumberbahari | Email: ppkobemunesa@gmail.com | Tiktok: @ppko_sumberbahari | Youtube : @PPKO.SUMBERBAHARI.MARITIM


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.