MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Semangat ribuan mahasiswa baru ‘Gen 26’ Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuncah dalam acara Pra-Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) yang digelar secara daring, Kamis (3/9/2026). Dalam kesempatan istimewa ini, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., memberikan pembekalan mendalam mengenai fondasi pendidikan di Kampus Putih.
Di hadapan lebih dari 5.600 maba, Rektor Nazaruddin menegaskan bahwa pendidikan di UMM didesain ibarat sebuah bangunan kokoh. Beliau menyebut arsitektur pendidikan ini sebagai UMM Excellent Solution Center (ESC), yang ditopang oleh tiga pilar utama. Semangat pilar ini terefleksi dalam yel-yel baru mahasiswa, yakni “Excellent, Solution, Future”, yang bukan sekadar jargon, melainkan cerminan tekad UMM menjadi kampus inovasi mandiri yang berdampak.
“Bangun arsitektur pendidikan di UMM dikenal sebagai UMM Excellent Solution Center. Selayaknya sebuah bangunan, pasti ada tiang penyangga atau pilar-pilarnya. Ada tiga pilar penyangga utama yang kita usung,” papar Prof. Nazaruddin dalam sambutannya.
Baca juga: Sinergi Tiga Pilar dan Warga, Babinsa Kawal Guyubnya Tradisi Bersih Desa Bumiayu Malang
Rektor menguraikan pilar pertama, yaitu Service Excellent Hub. Menurutnya, pilar ini menjadi ruang untuk menegakkan layanan terbaik antar-sivitas akademika. Beliau menambahkan bahwa hubungan harmonis dan saling melayani antara dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan merupakan prioritas utama, yang juga menjadi cerminan nilai-nilai kesederajatan dalam Islam.
Melanjutkan paparannya, Prof. Nazaruddin menjelaskan pilar kedua adalah Mitra Industri (Partner Industri). “Pilar ini merupakan wujud dedikasi tinggi UMM dalam mempererat kerja sama, kolaborasi, dan tanggung jawab dengan dunia industri serta seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi strategis ini dirancang untuk menghadirkan solusi-solusi aplikatif agar masa depan bangsa lebih menjanjikan dan sejahtera.
Terakhir, pilar ketiga yang menjadi sorotan adalah Talent Incubator Hub. Dalam hal ini, rektor menuturkan bahwa UMM memposisikan diri sebagai wadah untuk menumbuhkan dan menggali potensi bakat seluruh sivitas akademika. “Khususnya bagi anak-anakku para mahasiswa Gen 26, agar potensi bakat itu kelak menjadi mutiara yang akan mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemajuannya,” ujar Prof. Nazaruddin dengan penuh harap.
Beliau juga menyampaikan pesan penting bahwa ketiga penyangga utama ini harus menjadi acuan mutlak dalam pelayanan dan proses pendidikan sehari-hari di UMM. Melalui ESC, UMM menargetkan lahirnya kader-kader masa depan yang unggul, solutif, dan berorientasi jauh ke depan. Pendidikan di UMM tidak berorientasi sebagai mesin pencetak, melainkan proses transformasi yang mengubah tanah tandus menjadi permata dan lahan subur dengan prinsip “Student today, leaders tomorrow”.
Sebagai komitmen tambahan, Pesmaba 2026 juga mengusung tema “Green and Clean”, yang mengisyaratkan kewajiban bagi seluruh sivitas akademika untuk mempraktikkan perilaku hijau demi mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Diharapkan, dengan bekal tiga pilar ESC dan kesadaran lingkungan, generasi baru Kampus Putih ini siap menjawab tantangan zaman dan hadir sebagai pemimpin yang membawa solusi nyata bagi bangsa. (*)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.