Langsung ke konten
Selasa, 1 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Walikota Pasuruan Buka Kadin Fair 2026, Soroti Inovasi Industri Logam-Mebel yang Meredup

Pasuruan kota kembali bergeliat dengan digelarnya ajang pameran bergengsi Kadin Fair Kota Pasuruan 2026.

Momen pembukaan Kadin Fair Kota Pasuruan 2026 di Sandang Ayu Plaza oleh Walikota Pasuruan Dr. Adi Wibowo, S.TP, M.Si., Ketua Kadin Kota Pasuruan, Ketua Kadin Provinsi, Kapolres Kota Pasuruan, serta beberapa pejabat terkait lainnya.

Momen pembukaan Kadin Fair Kota Pasuruan 2026 di Sandang Ayu Plaza oleh Walikota Pasuruan Dr. Adi Wibowo, S.TP, M.Si., Ketua Kadin Kota Pasuruan, Ketua Kadin Provinsi, Kapolres Kota Pasuruan, serta beberapa pejabat terkait lainnya.

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Pasuruan kota kembali bergeliat dengan digelarnya ajang pameran bergengsi Kadin Fair Kota Pasuruan 2026. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 September 2026, ini secara resmi dibuka pada Selasa pagi (01/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Sandang Ayu Plaza.

Pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Walikota Pasuruan Dr. Adi Wibowo, S.TP, M.Si., Ketua Kadin Kota Pasuruan, Ketua Kadin Provinsi, Kapolres Kota Pasuruan, serta beberapa pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya yang penuh bobot, Walikota Pasuruan yang akrab disapa Mas Adi ini tak hanya sekadar membuka acara, namun juga memberikan evaluasi tajam bagi perkembangan industri di Kota Pasuruan. Ia secara spesifik mengkritisi keberadaan beberapa perusahaan mapan yang telah menjadi tulang punggung perekonomian kota. Mas Adi mencontohkan industri logam dan mebel yang meski sudah beroperasi selama tiga generasi, namun kinerjanya kini menunjukkan tren yang semakin meredup.
Tantangan utama yang dihadapi oleh industri-industri bersejarah tersebut, menurut Mas Adi, adalah persaingan usaha yang semakin ketat dan belum optimalnya inovasi yang sejalan dengan perkembangan zaman. Ia menekankan perlunya produk-produk lokal merambah pasar yang lebih luas.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Pasuruan Sebut Jalan Hotmix Kepel Terobosan Walikota Pasuruan Gus Ipul untuk Percepat Perekonomian Warga

Baca juga: Gowes Kemerdekaan Meriahkan HUT RI, Bupati Pasuruan Mas Rusdi Lepas Ratusan Peserta di Bangkodir Bangil

“Produk lokal kita harus Go Internasional,” tutur Mas Adi dalam sambutannya, menegaskan bahwa target pasar tidak boleh lagi terpaku pada skala lokal atau nasional semata, melainkan harus mampu menembus pasar global.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Walikota dua periode ini menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas UMKM. Hal ini mencakup kemudahan akses permodalan untuk menciptakan produk yang berkualitas tinggi, serta memperluas akses pasar melalui strategi digitalisasi dan partisipasi aktif dalam ajang ekspo seperti Kadin Fair.

Mas Adi memandang, kesuksesan pemulihan ekonomi kota membutuhkan kesadaran dan komitmen dari semua pihak untuk bersatu dan berkolaborasi. Ciptaan lingkungan yang aman dan kondusif, menurutnya, akan menjadi magnet penarik investor yang pada gilirannya akan menciptakan ekosistem bisnis yang baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Kota Pasuruan.

Sejalan dengan tagline yang diusung dalam pameran ini, yaitu BERAKSI yang merupakan akronim dari Bersatu dan Berkolaborasi, Walikota berharap melalui gelaran ekspo ini akan tercipta sinergisitas yang nyata antara para pelaku perdagangan, pelaku industri, dan stakeholder terkait demi mewujudkan visi Kota Pasuruan yang maju dan sejahtera.

Pameran Kadin Fair Kota Pasuruan 2026 ini terlaksana berkat kerja sama strategis dengan sejumlah mitra, antara lain Bank Jatim, BCA, BCA Syariah, BSI, Bank Perekonomian Rakyat, Pegadaian, JNE, Cheers, dan Sandang Ayu Plaza. Selama tiga hari, para pengunjung dapat menikmati dan membeli berbagai produk unggulan khas Pasuruan yang dipamerkan, mulai dari produk kopi beraroma khas, kerajinan mebel, batik yang kaya motif, hingga aneka minuman dan makanan kemasan serta produk unik lainnya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.