Langsung ke konten
Rabu, 26 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

2 Kasus Kebakaran Hutan Padam Berkat Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Ponorogo

Dua kebakaran hutan di Ponorogo berhasil dipadamkan berkat sinergi TNI, Polri, hingga Pemkab Ponorogo. Masyarakat diimbau lekas lapor jika melihat titik api.

Kebakaran hutan di wilayah Ponorogo membuat TNI, Polri, dan Pemkab Ponorogo bersinergi untuk memadamkannya./dok.DNY-HUM

Kebakaran hutan di wilayah Ponorogo membuat TNI, Polri, dan Pemkab Ponorogo bersinergi untuk memadamkannya./dok.DNY-HUM

PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Musim kemarau tahun ini yang berpotensi lebih lama di wilayah Kabupaten Ponorogo rawan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyebabnya, vegetasi kering seperti daun, ranting, dan rumput kehilangan kandungan air sehingga mudah terbakar.

Benar saja, di beberapa tempat khususnya di sekitar pegunungan yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo mengalami kebakaran hutan.

Tentu hal tersebut sangat mengganggu dan berdampak buruk bagi lingkungan.

Baca juga: Dandim 0802 Hadiri Upacara Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Ponorogo

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Ponorogo

Guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih parah dan meluas, berbagai pihak pemangku kepentingan di wilayah Ponorogo bersinergi.

Mereka di antaranya Kodim 0802/Ponorogo melalui para Babinsa setempat, Pemkab Ponorogo (BPBD), dan Polres Ponorogo melalui para Bhabinkamtibmas beserta unsur terkait.

Mereka juga melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi karhutla di Ponorogo.

Seperti pada Selasa (25/8) malam sekitar pukul 18.30 WIB telah terjadi kebakaran hutan di Dusun Jenggring Desa Ngilo Ilo Kecamatan Slahung di Petak 54 A, RPH Karangpatihan, BKPH Ponorogo Barat, KPH Lawu DS.

Kebakaran ini berhasil tertangani oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD serta masyarakat.

“Mendapat informasi tersebut, kami langsung menuju tempat kejadian dan berkoordinasi dengan semua unsur baik Polsek, Perhutani, BPBD serta warga,” tutur Serka Wiyono Babinsa Desa Ngilo Ilo.

“Selanjutnya kami bersama-sama berupaya memadamkan serta melokalisir api agar tidak menyebar atau merembet ke pemukiman warga,” imbuhnya, yang juga terjun ke lokasi bersama beberapa anggota Koramil Tipe B 0802/10 Slahung.

Pentingnya Sinergi agar Bencana Kebakaran Lekas Tertangani

Berkat sinergi dan kerja sama antara TNI, Polri, Pemkab Ponorogo, Perangkat Desa serta semua elemen masyarakat, api yang menjalar tidak sempat menjalar dan masuk ke pemukiman warga. Api berhasil padam pada pukul 21.00 WIB.

Bukan hanya di wilayah Kecamatan Slahung, kebakaran hutan juga terjadi sore sekitar pukul 15.30 WIB di area Gunung Pegat Dukuh Domas Desa Nambak Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo.

Berkat kesigapan anggota Koramil Tipe B 0802/11 Bungkal dan Polsek Bungkal serta unsur terkait lainnya, api tidak sempat menyambar pemukiman warga.

“Kami berupaya mencegah agar api bisa cepat padam dan tidak merembet ke pemukiman warga,” ujar Serka Tomy, Babinsa Desa Nambak.

Guna mencegah terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos.,MMDS sejak awal masuk musim kemarau beberapa bulan yang lalu telah mengeluarkan imbauan.

Ia mengimbau kepada seluruh prajurit termasuk para Babinsa terhadap pentingnya pencegahan dini pada bahaya karhutla.

Bahkan, kepada seluruh Babinsa yang ada di Koramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo ditekankan supaya selalu aktif melakukan imbauan serta penyuluhan kepada warga agar jangan membakar hutan atau lahan secara sembarangan.

Babinsa juga mendapat imbauan agar cepat melapor kepada aparat setempat apabila ada warga yang melihat titik api sehingga bisa segera teratasi.(DNY/HUM)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.