Sorotan
MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Rabu (26/8/2026).
Momentum keagamaan ini untuk memperkuat spiritualitas serta integritas seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Madiun.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, Staf Ahli, Asisten, hingga jajaran Camat se-Kabupaten Madiun.
Turut hadir pula para ulama, tokoh agama lintas ormas (PCNU dan PDM Muhammadiyah), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta perwakilan instansi vertikal seperti Lanud Iswahjudi, Kejaksaan Negeri, Kodim 0803/Madiun, Kepolisian, dan Kementerian Agama.
Baca juga: Bupati Madiun Hadiri Lomba Sangkutan Layangan HUT ke-81 RI di Desa Bajulan
Bupati Madiun: Sifat-Sifat Mulia Nabi Muhammad sebagai Uswatun Hasanah
Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya menjadikan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai landasan utama (uswatun hasanah) dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Mugi-mugi kegiatan ini betul-betul membuat kita semua bisa meneladani Kanjeng Nabi. Baik saat melangkah maupun membuat keputusan, hendaknya selalu mengingat keteladanan beliau,” ujar Bupati Hari Wuryanto.
Ia mengharapkan momen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dapat membawa kebaikan dan keberkahan bagi semua.
Bupati menambahkan, kepemimpinan dan pelayanan publik yang melandaskan diri pada sifat Rasulullah akan menghindarkan daerah dari berbagai musibah.
Selain itu ada harapan untuk menciptakan Kabupaten Madiun yang aman dan sejahtera (baldatun thoyyibatun warobbun ghofur).
Pesan kepada 7.700 ASN Madiun
Selain penanaman akhlak mulia, Bupati juga mengingatkan 7.700 jajaran ASN di Kabupaten Madiun agar senantiasa bekerja dengan penuh keikhlasan.
Ribuan ASN Madiun ini wajib mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengeluh.
Keikhlasan tersebut menurut Hari dapat menjadi kunci keberkahan yang manfaatnya akan terasa langsung oleh warga.
Peringatan Maulid Nabi ini berakhir dengan penyampaian mauidhoh hasanah oleh KH. Luqman Safi’i asal Blitar.
Ia memberikan pembekalan spiritual agar para aparatur pemerintah konsisten menerapkan sunnah Rasulullah dalam tugas kepemimpinan maupun kehidupan sehari-hari.
Pemkab Madiun berharap momentum ini terus memperkuat komitmen daerah dalam mewujudkan visi Bersahaja; Bersih, Sehat, dan Sejahtera.(HUM/DNY)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.