MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan UM International Camp (UMiCamp) 2026, sebuah ajang kolaborasi budaya yang mempertemukan 66 peserta dari 29 negara. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini resmi ditutup dalam Closing Ceremony meriah di Graha Cakrawala UM, Minggu (23/8).
UMiCamp 2026 dirancang lebih dari sekadar program pariwisata musim panas. “Ini adalah ruang nyata untuk membangun koneksi lintas budaya yang autentik,” tegas Wakil Rektor IV UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag. Melalui rangkaian culture sessions dan interaksi sosial, para peserta tidak hanya mempelajari budaya Indonesia tetapi juga saling berbagi perspektif, memperkaya wawasan, dan mempererat persahabatan.
Testimoni positif datang dari Silsyano Soerianto Modiwirijo (Suriname), yang menyoroti kegiatan beach clean-up sebagai wujud kerja sama tim, serta pengalaman menari bersama yang membuktikan keterbatasan bahasa bukanlah penghalang.
Demikian pula dengan Moh. Ibrahim (Ethiopia) yang terkesan dengan pengalaman tinggal bersama keluarga lokal. “Keluarga lokal membuka pintu kehidupan mereka yang tak bisa didapat turis biasa,” tuturnya, menekankan bahwa “Bahasa bukanlah penghalang” selama ada keterbukaan dan keinginan untuk saling memahami.
Baca juga: FITK UIN Malang Perkuat Budaya Service Excellence Menuju Layanan Pendidikan Berkualitas
Melalui UMiCamp, UM berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang inklusif dan kolaboratif, selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), guna memperkuat jejaring internasional.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.