MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) sukses menggelar hari kedua Program Orientasi Studi Terpadu (POSTER) 2026 di Gedung Samantha Krida. Guna mencetak lulusan yang adaptif dan siap kerja, FBiPK UB langsung membekali ribuan mahasiswa baru dengan wawasan dari para praktisi industri dan alumni berprestasi.
Langkah ini diambil untuk membuka cara pandang mahasiswa bahwa sektor bio-industri, pertanian, dan kehutanan bukan sekadar urusan produksi primer, melainkan ekosistem bisnis modern yang luas.Sederet narasumber ahli dihadirkan dalam kegiatan ini. Manajer Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan, menekankan pentingnya inovasi dan manajemen risiko dalam menjawab tantangan ketahanan pangan. Senada dengan itu, Direktur Corporate Affairs PT Great Giant Foods (GGF), Welly Soegiono, menantang mahasiswa untuk menjadi agripreneur masa depan yang mampu menciptakan nilai tambah dari setiap sumber daya alam secara berkelanjutan.
Selain perspektif industri, mahasiswa juga dibekali nilai kebangsaan dan konservasi oleh Pimpinan Utama Pengelolaan Kawasan TNBTS, Ruditjanta Tjahja Nugraha, yang menyoroti pentingnya harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat. Sementara itu, mantan Mahasiswa Berprestasi 2019, Alawy Syaiful Anam, membagikan inspirasinya agar mahasiswa berani keluar dari zona nyaman, memperluas jejaring, dan memberikan dampak nyata.
Melalui POSTER 2026, FBiPK UB berharap mahasiswa baru memiliki orientasi yang jelas sejak awal masa studi. Kampus bukan sekadar tempat mengejar gelar, melainkan ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan inovasi demi memajukan sektor bio-industri pertanian serta kehutanan di masa depan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.