SAPA TOKOH | JATIMSATUNEWS.COM: Nama panggilannya Ida, memiliki nama lengkap Siti Wardatul
Munawaroh berasal dari Desa Semen, Kecamatan Gandusari. Wanita kelahiran
Blitar, 31 Mei 1979 ini telah berhasil menjadi juara pertama lomba kader
berprestasi Kabupaten Blitar, dan sedang bersiap maju ke tingkat Provinsi. Dia
menjadi nomor 1 setelah menyisihkan 6 orang peserta seleksi dari Kecamatan
Gandusari 3 orang, dari Kecamatan Wlingi 1 orang, dan dari Kecamatan Wates 1 orang.
Dalam lomba kader berprestasi ini ada 2 tahap penjurian.
Pertama wawancara, kedua presentasi. Seleksi diadakan di gedung PKK kabupaten
Blitar dengan juri Agus Suparnadi (Pokja 4), Toha (Pokja 4), Zusti (Pokja 1),
Ning (Pokja 3) dan Chandra (Pokja 2).
Menikah di tahun 2003 dengan Andrias Puguh Mairoso yang menjabat
sebagai kepala dusun Tegalrejo desa Semen kecamatan Gandusari, Ida yang kini berusia 43 tahun telah 19 tahun menjadi kader PKK.
Dalam kiprahnya,
sudah banyak pengalaman dan kegiatan yg Beliau ikuti. Adapun prestasi yang
pernah diukir diantaranya:
1. kader balita
2. ketua kelompok PKK dusun
3. anggota Pokja 2
4. pendamping ODGJ
5. pendamping TB
6. pendamping keluarga stunting
7. sekretaris Muslimat NU ranting Semen
8. sekretaris kwt barokah desa Semen
9. divisi olah limbah di bank Sampah desa Semen
10. owner Banasari drink dan Shibori.
“Pekerjaan kalau dilakukan dengan ikhlas tidak akan dirasakan sebagai suatu beban, dan saya sendiripun tidak merasakan kalau saya itu kader. Mengalir begitu saja”, ungkapnya.
Kini Ida sedang bersiap membekali diri untuk maju ke Lomba Kader Berprestasi Tingkat Provinsi. Kiranya support dan doa dari pemerintah dan masyarakat Blitar sangat dibutuhkannya demi membawa nama harum kota yang terkenal dengan cokelatnya ini.
Ans/Lee

