Pasuruan | JATIMSATUNEWS.COM: Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Adriansyah mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan para tokoh lintas agama memperkuat sinergi dalam menjaga toleransi, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolres bersilaturahmi dengan para tokoh agama dan pengurus FKUB di Kantor FKUB Kota Pasuruan. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab melalui dialog bersama tanpa sekat jabatan maupun latar belakang keyakinan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres tidak hanya menyampaikan pandangan, tetapi juga mendengarkan masukan dari para kyai, tokoh agama, dan pengurus FKUB yang hadir.
Baca juga: Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Jombang Kunjungi Kiai Pondok Pesantren Tebuireng
Ia menegaskan, kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi Kota Pasuruan yang aman dan kondusif. Menurutnya, tugas menjaga keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kerukunan umat beragama merupakan pondasi utama dalam menjaga keamanan Kota Pasuruan. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan peran serta FKUB dan seluruh tokoh agama untuk bersama-sama menjaga Pasuruan agar tetap aman, damai, dan toleran,” ungkap Kapolres.
AKBP Arief juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman. Perbedaan keyakinan, kata dia, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk saling menghormati dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Kebersamaan ini harus terus kita rawat. Beda agama bukan penghalang untuk kita duduk bersama, saling menghormati dan menjaga Pasuruan,” tegasnya.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Melalui dialog terbuka, berbagai aspirasi dan masukan dapat disampaikan untuk memperkuat toleransi sekaligus mengantisipasi potensi konflik sosial.
Sinergi antara Polres Pasuruan Kota dan FKUB diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi terus terjalin dalam upaya menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghargai.
Dengan komunikasi dan kolaborasi lintas agama, Kota Pasuruan diharapkan tetap menjadi ruang hidup yang aman, damai, dan toleran bagi seluruh warganya. (Ans)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.