MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Reuni Akbar dan Pelantikan Ikatan Alumni (IKA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 1 November 2026 di Kampus III UIN Malang diharapkan menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni untuk mendukung kemajuan universitas. Lebih dari sekadar temu kangen lintas generasi, pertemuan ini diharapkan melahirkan sinergi nyata antara almamater dan para lulusan dalam pengembangan institusi maupun pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus IKA UIN Malang tersebut akan melibatkan alumni lintas sejarah kelembagaan, mulai dari Universitas Islam Indonesia Sudan (UUIS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), hingga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Sejumlah agenda telah disiapkan untuk menyemarakkan reuni akbar ini, di antaranya Fresh Run and Walk, Zumba Party, hiburan Legend UKM, Food, Business & Opportunity, serta Alumni Talks. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus membuka ruang interaksi, jejaring, dan peluang kolaborasi antarlulusan.
Baca juga: Siswa MAN 2 Kota Malang Eksplorasi Dunia Kedokteran dengan Sambangi Universitas Airlangga
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang menilai alumni memiliki posisi strategis dalam perjalanan dan pengembangan perguruan tinggi. Keberhasilan alumni di berbagai bidang profesi merupakan salah satu representasi kontribusi perguruan tinggi di tengah masyarakat.
“Alumni merupakan aset strategis dan representasi nyata keberhasilan sebuah perguruan tinggi di tengah masyarakat. Kami berharap Ikatan Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin solid, berdaya, dan berkontribusi nyata, baik dalam pengembangan institusi, penguatan jejaring profesional, peningkatan kualitas pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, hubungan antara alumni dan almamater perlu dikembangkan menjadi kemitraan yang produktif. Kolaborasi tersebut dapat menjangkau berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan inovasi.
Bagi FKIK, sinergi dengan alumni memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui jejaring profesional dan kolaborasi lintas sektor. Hal ini sekaligus membuka ruang bagi alumni untuk mengambil peran lebih luas dalam mendukung peningkatan kualitas institusi.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan alumni tidak semata-mata diukur dari pencapaian profesional, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Ulul Albab, alumni diharapkan tidak hanya sukses dalam bidang profesinya, tetapi juga menjadi insan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan umat,” tegasnya.
Reuni akbar dan pelantikan pengurus IKA UIN Malang ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi alumni yang lebih terorganisasi, inklusif, dan berdampak. Dengan jejaring lintas generasi dan profesi, IKA diharapkan mampu menjadi mitra strategis universitas dalam memperkuat kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi, serta mendorong reputasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat nasional maupun internasional.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.