NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap dampak musim kemarau terus ditunjukkan oleh NU Care LAZISNU Ngawi.
Mereka menyalurkan 10.000 liter air bersih bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Ngawi serta menggandeng mahasiswa STIT Islamiyah KP Paron.
Distribusi air bersih ini kepada warga yang terdampak krisis air di Dusun Ngilon, Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Sabtu (24/10/2026).
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab (PJ) Program Air Bersih NU Care LAZISNU PCNU Ngawi, Joko Purnomo dan Agus Pujomindarto. Mereka turut dibantu jajaran pengurus UPZIS MWCNU Pitu dan relawan.
Baca juga: Peduli Banyuurip, NU Care LAZISNU Ngawi Salurkan 19 Ribu Liter Air Bersih
Sorotan
Bantuan Air Bersih NU Care LAZISNU Ngawi
Kolaborasi Pemuda dan Perguruan Tinggi

Suasana penyaluran berlangsung hangat dan penuh semangat berkat hadirnya para relawan mahasiswa dari STIT Islamiyah KP Paron Ngawi. Mereka adalah Didit, Sofia, Sofi, Ira, dan kawan-kawan.
Para mahasiswa ini turun langsung membantu menata jeriken warga, mengarahkan selang tangki air, hingga membantu lansia mengangkut air bersih ke rumah masing-masing.
Warga Dusun Ngilon tampak antusias mengantre dengan membawa berbagai wadah penampungan air sejak armada tangki air bersih tiba di lokasi.
Ketua UPZIS MWCNU Kecamatan Pitu, Arif Rusmiyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi dan keterlibatan aktif para relawan muda dalam membantu warga di wilayahnya.
“Kebutuhan air bersih di Dusun Ngilon ini sudah sangat mendesak akibat musim kering yang melanda,” ungkap Arif, saat mendampingi proses penyaluran di lokasi.
“Kami di tingkat UPZIS MWCNU Pitu sangat bersyukur dan berterima kasih atas sinergi bersama PCNU Ngawi, BPDB, serta adik-adik mahasiswa STIT Islamiyah KP Paron seperti Mas Didit, Mbak Sofia, Sofi, Ira, dan rekan-rekan relawan lainnya,” lanjutnya.
“Bantuan 10.000 liter air bersih ini benar-benar menjadi penawar dahaga serta menghadirkan kembali senyum warga kami,” imbuhnya.
Arif menambahkan bahwa hadirnya mahasiswa dalam aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara jamiyah Nahdlatul Ulama dan institusi pendidikan dalam merawat kearifan sosial serta menumbuhkan jiwa empati kepemudaan.

Sementara itu, PJ Program Air Bersih LAZISNU Ngawi, Joko Purnomo, menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan akademisi merupakan kunci utama keberhasilan program kemanusiaan LAZISNU.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kehadiran adik-adik relawan STIT Islamiyah sangat membantu kelancaran distribusi di lapangan. LAZISNU akan terus hadir menyertai warga, baik dalam situasi darurat bencana maupun program pemberdayaan masyarakat,” jelas Joko Purnomo.
Baca juga: Penyaluran 10 Ribu Liter Air Bersih NU Care LAZISNU Ngawi ke Desa Gunungsari Kasreman
Menjaga Kepercayaan Umat melalui Aksi Nyata

Kegiatan penyaluran air bersih ini makin mempertegas peran NU Care LAZISNU PCNU Ngawi sebagai lembaga filantropi Islam yang akuntabel, profesional, dan senantiasa menjadi jembatan kebaikan antara donatur dan penerima manfaat (mustahik).
Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan para donatur dan dermawan yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui NU Care LAZISNU.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan berbagi kebaikan dalam program kemanusiaan serta pemberdayaan umat lainnya, dapat menyalurkan donasi terbaiknya melalui rekening resmi NU Care LAZISNU PCNU Ngawi.***
Jurnalis: Qony


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.