Langsung ke konten
Selasa, 20 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Kurikulum Cinta Masuk Madrasah, Dekan FTIK UIN Malang Jadi Pemateri Workshop di Probolinggo

Implementasi Kurikulum Cinta menjadi perhatian dalam upaya memperkuat pendidikan karakter di madrasah.

Dokumentasi bersama kegiatan Ngobrol Pendidikan (Ngopi) di Probolinggo

Dokumentasi bersama kegiatan Ngobrol Pendidikan (Ngopi) di Probolinggo (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

PROBOLINGGO | JATIMSATUNEWS.COM: Implementasi Kurikulum Cinta menjadi perhatian dalam upaya memperkuat pendidikan karakter di madrasah. Isu tersebut dibahas dalam Workshop Implementasi Kurikulum Cinta untuk Penguatan Karakter Siswa Madrasah melalui program Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) di Probolinggo, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., sebagai salah satu pemateri.

Workshop yang berlangsung pukul 15.30–18.30 WIB tersebut juga menghadirkan Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Syaiful Nuri, serta melibatkan mitra Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK). Forum ini menjadi ruang pembahasan mengenai penguatan pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman.

Kehadiran Muhammad Walid merepresentasikan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam di lingkungan madrasah. Melalui workshop ini, perspektif akademik dipertemukan dengan peran pemangku kebijakan untuk mendorong pendekatan pendidikan karakter yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

Baca juga: Pemkab Lumajang Kolaborasi Dengan Bea Cukai Probolinggo Perkuat Sinergi Berantas Rokok Ilegal, DBHCHT Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: H. Mahmud Menebar Panca Cinta, MTs dan MA Ma’arif NU Bangil Gelar Workshop Perencanaan Pembelajaran Berbasis Deep Learning dan Kurikulum Cinta

Iklan

Sementara itu, keterlibatan H. Syaiful Nuri menghadirkan perspektif legislatif dalam agenda peningkatan mutu pendidikan Islam. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap pengembangan kurikulum dan kualitas penyelenggaraan pendidikan madrasah.

Implementasi Kurikulum Cinta menempatkan nilai kepedulian, sikap saling menghormati, tanggung jawab, dan akhlak mulia sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Penguatan nilai-nilai tersebut membutuhkan pemahaman pendidik, keteladanan dalam keseharian, serta lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Melalui kegiatan Ngopi Pendidikan Islam, workshop ini diharapkan memperluas pemahaman pemangku kepentingan madrasah sekaligus mendorong penerapan Kurikulum Cinta dalam praktik pendidikan. Dengan demikian, penguatan mutu madrasah tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan siswa, tetapi juga pembentukan pribadi yang berakhlak dan memiliki kepedulian sosial.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.