Langsung ke konten
Selasa, 20 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Jajaki Kerja Sama Rekrutmen, FBiPK UB Sambut Kunjungan First Resources Group

Pertemuan penting itu berlangsung secara hangat di Ruang Balai Senat, Lantai 6 Gedung Sentral FBiPK UB. Jajaran pimpinan fakultas menyambut langsung delegasi

Sesi foto bersama pimpinan FBiPK UB dan delegasi First Resources Group.

Sesi foto bersama pimpinan FBiPK UB dan delegasi First Resources Group. (Foto: Humas FBiPK UB)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:
Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat langkah strategis dalam memperluas jangkauan kerja bagi mahasiswanya. Belum lama ini, fakultas tersebut menjajaki kerja sama strategis dengan First Resources Group guna membuka peluang rekrutmen lulusan baru serta pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.

Pertemuan penting itu berlangsung secara hangat di Ruang Balai Senat, Lantai 6 Gedung Sentral FBiPK UB. Jajaran pimpinan fakultas menyambut langsung delegasi perusahaan perkebunan terkemuka tersebut untuk merajut sinergi yang kokoh antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri.

Peluang Emas Karier di Sektor Perkebunan

Pemaparan materi oleh Academy Director First Resources Group, Benyamin Basuki Yulianto.
Pemaparan materi oleh Academy Director First Resources Group, Benyamin Basuki Yulianto. (Foto: Humas FBiPK UB)

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB, Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si., bersama Staf Ahli Dwi Retnoningsih, S.P., M.P., Ph.D., serta Kepala Subbagian Akademik FBiPK UB, menyambut dengan antusias kehadiran para delegasi perusahaan. Sementara itu, pihak First Resources Group diwakili oleh Academy Director Benyamin Basuki Yulianto, Senior Manager Learning & Development Pinondang Lindarto Simanungkalit, dan Recruitment Officer Josefhine Elisabeth.

Baca juga: FBiPK UB Gelar Sosialisasi AIM Siklus 25, Perkuat Budaya Mutu Akademik

Baca juga: FBiPK UB Gaungkan “Jaga Diri, Jaga Sesama” Hadirkan Kampus Aman bagi Mahasiswa Baru

Dalam kesempatan tersebut, Academy Director First Resources Group, Benyamin Basuki Yulianto, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjaring talenta muda yang mempunyai kompetensi serta pemahaman dasar di bidang pertanian, khususnya perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, perusahaannya membentangkan lini bisnis dari sektor hulu hingga hilir dengan wilayah operasional yang luas di Kalimantan dan Sumatera, sehingga membutuhkan pasokan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi.

Iklan

“Kami datang ke FBiPK Universitas Brawijaya untuk mencari talenta-talenta muda yang memiliki dasar keilmuan pertanian dan siap berkembang bersama perusahaan. Kami melihat lulusan perguruan tinggi memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan tenaga profesional di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit,” ungkap Benyamin.

Siapkan Kompetensi Dasar dan Respons Kebijakan B50

Lebih lanjut, Benyamin menjelaskan bahwa dalam proses rekrutmennya, perusahaan tidak menuntut calon tenaga kerja untuk langsung menguasai seluruh aspek teknis tingkat lanjut secara mendalam. Bekal pengetahuan dasar pertanian dinilai sudah sangat esensial bagi para pencari kerja pemula.

“Kami tidak menuntut calon pekerja untuk langsung menguasai seluruh aspek teknis perkebunan. Hal terpenting adalah mereka memahami dasar-dasar pertanian, seperti pengukuran luas lahan, pemupukan, dan teknik budi daya tanaman. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting agar mereka mampu memahami kondisi dan kebutuhan operasional di lapangan,” jelas Benyamin.

Ia juga menyoroti prospek cerah industri kelapa sawit ke depan, terlebih dengan adanya arah kebijakan pemerintah dalam menggenjot pemanfaatan biodiesel berbasis minyak sawit, seperti rencana penerapan B50. Kebijakan strategis ini diyakini akan semakin mendongkrak kebutuhan tenaga profesional yang andal di bidangnya.

“Industri kelapa sawit memiliki prospek yang sangat baik, terutama dengan adanya arah kebijakan pemerintah menuju penerapan B50. Kondisi ini membuka peluang pengembangan industri sekaligus kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten. Kami berharap lulusan FBiPK dapat mengambil kesempatan tersebut untuk membangun karier dan memperoleh manfaat yang baik bersama perusahaan,” pungkasnya.

Melalui penjajakan awal ini, kedua belah pihak berharap kerja sama kelembagaan dapat segera terwujud demi mendongkrak daya saing lulusan, memperluas jejaring profesional alumni, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam memajukan sektor agribisnis nasional.

#UniversitasBrawijaya_SDG8; #UniversitasBrawijaya_SDG17

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.